Kompas.com - 29/12/2021, 08:30 WIB

KOMPAS.com - Musim liburan adalah momen yang ditunggu-tunggu karena kita bisa melupakan segala kesibukan dengan bersenang-senang.

Entah itu traveling, atau sekadar bersantai di rumah.

Tetapi tidak semua orang memandang liburan sebagai momen yang menyenangkan. Beberapa justru mengalami stres, kesepian, hingga depresi.

Psikolog Cleveland Clinic, Dawn Potter, PsyD, menjelaskan penyebab dan gejala stres saat liburan, dan bagaimana melewati masa-masa sulit itu.

Penyebab depresi selama liburan

Potter mengatakan, musim liburan bisa membuat seseorang merasa tertekan dan sedih karena beragam alasan, yaitu:

1. Jadwal yang padat

"Jika keluarga kita adalah keluarga besar, akan sangat stres mencoba menyeimbangkan kewajiban liburan yang berbeda dan mengoordinasikan jadwal, terutama jika kita memiliki anak," kata Potter.

Baca juga: Kalimat Toxic Soal Makanan ini Harus Berhenti Diucapkan Saat Liburan

2. Terlalu memaksakan diri

Jika kita bertugas mengatur atau mengadakan gathering saat liburan, kita cenderung memaksakan diri untuk memenuhi ekspektasi yang sudah kita buat.

3. Berpisah dari sosok yang dicintai

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.