Kompas.com - 31/12/2021, 09:09 WIB

Namun, penentuan Tahun Baru tidaklah berhenti sampai di sini. Pada tahun 1582, Paus Gregorius XIII mengubah kalender Julian dan menciptakan kalender Gregorian.

Kalender ini dijadikan standar yang digunakan sebagian besar dunia hingga sekarang dan menetapkan kembali 1 Januari sebagai Tahun Baru.

Menentukan jatuhnya Tahun Baru

Tiap negara punya Tahun Barunya masing-masing. Pasalnya, penentuan Tahun Baru berbeda sesuai kalender yang digunakan.

Peradaban yang berbeda telah mengukur waktu dengan cara yang berbeda pula. Beberapa mendasarkan tahun di sekitar matahari dan yang lain mencatat tahun berdasar bulan.

Di AS misalnya, kalender yang digunakan adalah kalender Gregorian yang didasarkan pada tahun matahari.

Dalam satu tahun matahari, bumi memerlukan waktu untuk mengorbit matahari sekitar 365 hari. Ini artinya, Tahun Baru dirayakan pada tanggal satu Januari setiap tahun.

Berbeda dengan di Negeri Paman Sam, Tahun Baru Imlek yang dirayakan orang China membutuhkan sedikit perhitungan.

Penentuan Tahun Baru Imlek didasarkan satu tahun lunar atau 12 siklus penuh Bulan atau kira-kira selama 354 hari.

Tahun Baru Imlek adalah perayaan yang paling populer dan dimulai saat matahari terbenam pada hari Bulan Baru kedua setelah titik balik matahari musim dingin.

Di tahun 2022, Tahun Baru Imlek akan jatuh pada tanggal 1 Februari. Sedangkan, perayaan selanjutnya jatuh pada tanggal 22 Januari 2023, 10 Februari 2024, dan 29 Januari 2025.

Ragam tradisi perayaan Tahun Baru

Seiring berjalannya waktu, banyak negara memiliki perayaan Tahun Barunya sendiri.

Di AS, Tahun Baru biasanya dirayakan dengan berpesta. Sedangkan di China, Tahun Baru Imlek dimeriahkan dengan pertunjukkan kembang api.

Di belahan bumi lainnya, orang Spanyol merayakan Tahun Baru dengan memakan 12 buah anggur dalam waktu 12 detik dan orang Swiss merayakannya dengan menjatuhkan gumpalan krim kocok ke lantai.

Baca juga: 7 Resolusi Tahun Baru yang Benar-benar Bisa Kita Capai

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber rd.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.