Kompas.com - 01/01/2022, 06:06 WIB
|
Editor Wisnubrata

Faktor-faktor tersebut mencakup akses ke program kebugaran di tempat kerja, dukungan dari teman yang ikut berolahraga bersama kita, jadwal kerja yang fleksibel, serta pengalaman di masa lalu.

Semakin banyak resolusi yang sesuai dengan gaya hidup kita, semakin besar peluang kita untuk mewujudkan tujuan.

Baca juga: 7 Resolusi Tahun Baru yang Benar-benar Bisa Kita Capai

2. Menetapkan tujuan yang spesifik dan terukur

Daripada sekadar memutuskan untuk lebih banyak berolahraga, tetapkan tujuan seperti menambah durasi latihan per minggu sebanyak 10 persen.

Jika tujuan yang dibuat lebih spesifik, maka akan lebih baik. Misalnya, kita bertujuan meningkatkan durasi latihan kekuatan melebihi 30 menit sebesar 10 persen.

Dengan membuat tujuan yang spesifik dan terukur, kita lebih mudah untuk memertahankan tujuan itu dan memantau efektivitas kita dalam berolahraga.

Manfaat lainnya, kita dapat mengenali kemampuan kita dan merayakan kemenangan "kecil" di saat kita berhasil menyelesaikan tantangan, meskipun tujuan akhir kita masih jauh.

3. Utamakan proses, bukan hasil

Ketika membuat resolusi kebugaran, kita cenderung mengutamakan salah satu dari tiga poin: hasil, performa, atau proses.

Jika kita bercita-cita untuk menurunkan berat badan sebanyak 11 kilogram, maka kita hanya mengutamakan hasil (outcome goals).

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.