Kompas.com - 02/01/2022, 21:00 WIB

"Ini adalah alternatif non-invasif, reversibel, ekonomis, dan menarik untuk prosedur bedah. Faktanya, tidak ada konsekuensi buruk dengan perangkat ini," sambung dia.

Meningkatnya masalah obesitas

Sebuah studi terbaru mengungkapkan, 1,9 miliar orang dewasa di seluruh dunia mengalami kelebihan berat badan dan 650 juta mengalami obesitas.

Sementara, kelebihan berat badan atau obesitas menjadi penyebab utama sekitar 2,8 juta kematian per tahun dan diperkirakan sekitar 57 persen populasi orang dewasa dunia akan kelebihan berat badan atau obesitas pada tahun 2030.

"Selain itu, gejala psikologis termasuk rasa malu, depresi, dan kehilangan harga diri dapat memperburuk kondisi orang yang menderita gangguan makan bersama dengan stigmatisasi dan diskriminasi," kata Brunton.

Baca juga: Masa Liburan Bikin Berat Badan Naik? Begini Cara Mencegahnya

Oleh sebab itu, perangkat ini dapat sangat membantu mereka yang harus menurunkan berat badan tanpa operasi dan untuk pasien diabetes yang juga harus menurunkan berat badannya untuk mengendalikan gula darah dengan baik.

Perangkat ini diketahui memiliki harga sekitar 24.000 dollar AS atau Rp 341 juta. Namun, penggunanya dapat hidup dengan konsekuensi yang lebih baik seumur hidup.

Kelebihan perangkat

Praktik mengunci atau menutup rahang orang dengan pembedahan sebenarnya sudah populer di tahun 1980-an.

Tetapi, praktik ini menimbulkan sejumlah efek samping seperti muntah, risiko tersedak, dan pasien mengembangkan penyakit gusi setelah 9-12 bulan.

Dalam beberapa kasus, ada masalah berkelanjutan dengan pembatasan gerakan rahang dan beberapa juga mengembangkan masalah kejiwaan yang akut.

"Diperlukan strategi alternatif yang dapat mengurangi berat badan tanpa operasi yang lebih mudah dan lebih aman," ungkap Brunton.

Baca juga: Alternatif Turunkan Berat Badan, Tak Melulu soal Diet dan Olahraga

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.