Kompas.com - 06/01/2022, 15:19 WIB

KOMPAS.com - Selain menjadi negara maju, Jepang juga dikenal memiliki angka harapan hidup yang tinggi.

Rata-rata angka harapan hidup penduduk di Jepang adalah 83,89 tahun. Banyak pula yang berhasil mencapai usia 100 tahun.

Salah satu penduduk asal Negeri Sakura, Kane Tanaka, bahkan ditetapkan sebagai orang tertua di dunia. Ia berusia 119 tahun saat ini. Apa rahasianya?

Perjalanan hidup Kane Tanaka diceritakan oleh cicitnya melalui unggahan di Twitter, Junko Tanaka.

Baca juga: Nenek Berusia 100 Tahun Ini Jadi Lifter Tertua di Dunia

"Pencapaian luar biasa. (Kane Tanaka) mencapai usia 119 tahun," demikian bunyi tweet Junko.

"Saya harap Anda akan terus menjalani hidup dengan ceria."

Seperti dilaporkan Japan Times, wanita ini sudah melalui banyak peristiwa bersejarah.

Tanaka selamat dari dua Perang Dunia, dan flu Spanyol 1918, serta merasakan sebanyak 49 Olimpiade Musim Dingin dan Musim Panas.

Ia lahir setahun sebelum perang antara Rusia dan Jepang pecah.

Tanaka, anak ketujuh dari sembilan bersaudara, menikah saat berusia 19 tahun.

Ia menghidupi keluarganya dengan menjalankan toko mie ketika suami dan putra sulungnya pergi berperang dalam perang kedua antara China dan Jepang yang dimulai pada tahun 1937.

Salah satu warganet Steve Campion bahkan menuliskan fakta menarik mengenai Tanaka melalui akun Twitter miliknya, @scampion.

"Hanya ada satu orang di antara kita yang lahir sebelum ada pesawat terbang," tulis @scampion.

"Kane Tanaka berusia 119 hari ini. Dia adalah orang tertua yang masih hidup dan manusia tertua ketiga yang pernah ada. #HappyBirthday..."

Sebagaimana dilaporkan USA Today, Tanaka sudah menjadi saksi atas lima pemerintahan kekaisaran Jepang dan dua Perang Dunia.

Baca juga: Seorang Nenek 100 Tahun Dinobatkan sebagai Powerlifter Tertua di Dunia

Dia lahir di tahun yang sama ketika Wright bersaudara melakukan penerbangan pertama mereka, dan enam bulan sebelum novelis Inggris, George Orwell lahir.

Beberapa media di Jepang menyebutkan, Tanaka merayakan Tahun Baru dan ulang tahunnya pada Minggu kemarin di sebuah panti jompo di Fukuoka, Jepang. Dia berharap agar bisa hidup sampai 120 tahun.

Supercentenarian (orang berumur panjang di atas 100 tahun) asal Perancis, Jeanne Calment tercatat sebagai orang tertua yang pernah hidup sepanjang sejarah.

Calment diketahui hidup hingga usia 122 tahun, sebelum akhirnya meninggal pada 1997.

Kane Tanaka lahir pada 2 Februari 1903, bersamaan dengan diadakannya ajang balapan Tour de France perdana.

Tanggal kelahirannya juga bertepatan dengan produksi Ford Model A, mobil pertama yang diciptakan Ford Motor Company.

Kira-kira, apa rahasia umur panjang Kane Tanaka?

Berikut fakta-fakta mengenai gaya hidupnya, seperti dikutip Timesnownews.com.

 

Baca juga: Kane Tanaka, Manusia Tertua di Dunia Rayakan Ulang Tahun Ke-118

1. Dia berusaha menjaga pikirannya tetap aktif, dan pada hari biasa dia bangun pukul enam pagi.

2. Dia menyukai teka-teki angka dan sibuk belajar matematika. Ini adalah rutinitasnya di sore hari.

3. Tanaka aktif terlibat menjalankan toko kelontong keluarganya hingga usia 103 tahun.

Bahkan, Kane Tanaka pernah bersiap untuk membawa obor Olimpiade menjelang Olimpiade Musim Panas Tokyo 2020 yang ditunda.

Baca juga: Annie, Ular Anaconda Tertua di Dunia, Masuk Guinness World Records

4. Tanaka masih menyukai minuman bersoda. Cucu perempuannya mengatakan, cokelat dan minuman berkarbonasi adalah makanan "cheating" bagi Tanaka.

5. Tanaka mengaku bahwa keluarganya, imannya kepada Tuhan, tidur nyenyak, selalu positif dan penuh harapan.

Dia juga mengonsumsi makanan enak, dan berlatih matematika untuk membantunya hidup lama.

6. Salah satu hiburan favoritnya adalah permainan othello, dia juga ahli dalam permainan papan klasik, seperti dilaporkan Guinness Book of World Records.

7. Kane Tanaka tinggal di panti jompo dan terakhir kali bertemu cicit perempuannya pada bulan Desember.

8. Kane Tanaka adalah orang asli Jepang yang menjadi warga dari negara dengan tingkat harapan hidup tertinggi di dunia (84,2 tahun menurut WHO).

Rasa kebersamaan, inklusi dan kepedulian terhadap orang tua dalam keluarga dan masyarakat Jepang membuat tingkat stres mereka tetap rendah.

9. Tanaka dan kebanyakan orang Jepang tidak pernah makan sampai kenyang, tetapi mempraktikkan "Hara Hachi Bu" yang artinya makan sampai kita merasa kenyang sekitar 80 persen.

10. Makanan Jepang terdiri dari makanan fermentasi, akar-akaran, sayuran hijau dan ikan. Hal ini menyebabkan orang Jepang memiliki asupan tinggi lemak omega-3 yang dikenal dapat melindungi dari penyakit jantung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.