Kompas.com - 06/01/2022, 18:43 WIB
|
Editor Wisnubrata

Pada dua fase pertama, asupan protein dianjurkan lebih dari 40 persen kalori harian. Sedangkan fase ketiga dan keempat adalah memertahankan penurunan bobot tubuh.

Para ahli menganggap jika diet Dukan terlalu membatasi. Tidak banyak bukti yang menunjukkan manfaat dari diet ini, dan ada potensi risiko dari mengonsumsi terlalu banyak protein dan asupan sayuran yang terlalu sedikit.

Begitu pula diet seperti GAPS atau Whole30 yang membatasi makanan seperti biji-bijian, susu, atau kacang-kacangan. Kedua diet ini tidak direkomendasikan oleh para ahli.

Baca juga: Perhatikan, 6 Tanda untuk Menghindari Diet Keto

Manfaat diet keto menurut studi

Studi menunjukkan diet keto dapat membantu beberapa orang dalam menurunkan berat badan dan mengelola gula darah mereka.

Selain itu, mengonsumsi lebih banyak lemak dalam diet dinilai tidak selalu berbahaya dan dapat menimbulkan rasa kenyang.

Namun, diet keto yang ketat dalam jangka pendek meningkatkan risiko diet yo-yo, di mana pelaku diet akan terjebak dalam periode pembatasan makanan dan makan berlebihan.

Hal ini akan menyebabkan gangguan makan (eating disorder) pada pelaku diet keto.

Baca juga: 9 Alasan untuk Tidak Melakukan Diet Yoyo

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.