Kompas.com - 07/01/2022, 13:38 WIB

“Casanova tidak terlalu peduli dengan pasangan mereka, mereka juga tidak berharap untuk memiliki hubungan jangka panjang," kata Greenberg.

"Padahal, kemungkinan besar mereka tidak pernah mengungkapkan hal ini kepada Anda,” imbuhnya.

“Jadi mereka semakin bosan dan kemudian menemukan cara yang kejam dan tidak berperasaan untuk memutuskan hubungan," ucapnya.

Seorang yang narsistik bisa saja mencari orang lain yang mereka sukai dan menjadikannya "teman istimewa."

Atau ia akan memulai perselingkuhan dan menunggumu mengetahuinya. Hal ini dilakukan supaya kamu cepat pergi.

"Orang narsis jenis ini akan sangat terbuka tentang fakta bahwa Anda tidak lagi diinginkan dan bahwa mereka secara aktif mencari pasangan lain," tambah Greenberg.

Oleh sebab itu, apabila kamu terus menerus menjadi korban perasaan, tidak ada salahnya bagimu untuk segera mengakhiri hubungan.

Baca juga: 8 Alasan Utama Mengapa Pasanganmu Bisa Selingkuh

2. Tindakan ekstrem

Banyak hubungan berakhir dengan pertengkaran ekstrem hingga larut malam karena perbedaan yang tidak dapat didamaikan.

Bahkan, dalam kasus yang paling ekstrem, orang yang tidak memiliki gangguan kepribadian mungkin masih bisa berdamai dengan pasangannya walau hanya semalam.

Greenberg mengatakan, pertengkaran akibat putus cinta dengan seorang yang narsistik akan terlihat sedikit berbeda.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.