Kompas.com - 07/01/2022, 16:00 WIB

“Mereka tahu bahwa mereka narsis tetapi mereka juga telah mencapai titik terendah dan tidak tahu bagaimana caranya keluar.”

Meskipun berada di titik terendah tidak selalu buruk, baik bagi orang yang mengalaminya atau orang-orang di sekitar, ini bisa menjadi motivasi untuk memperhitungkan tingkat narsis-nya.

Tetapi mencapai titik terendah bukanlah satu-satunya cara untuk memotivasi perubahan.

"Banyak orang dengan gangguan kepribadian narsistik akan mengubah perilaku mereka jika ada manfaat yang dirasakan," kata Gallagher.

“Menerapkan perubahan dalam kasus ini sering kali berkisar pada penciptaan struktur kebiasaan yang memberi penghargaan kepada narsisis karena berubah," tambah dia.

Sementara itu, Greenberg yang sudah bertemu banyak orang yang narsis mengaku saat terapi satu-satunya hal yang boleh dibicarakan hanyalah keinginan mereka.

Baca juga: Makin Tua, Orang Makin Kurang Narsis

“Mereka tidak bisa menceritakan kisah tangensial, menyalahkan orang lain atas sesuatu atau mengeluh tentang pasangannya. Itu pasti tentang mereka," imbuh dia.

Meski pada awalnya mungkin menyakitkan, cara ini memaksa orang yang narsis untuk berdamai dengan perilakunya.

Mereka juga dipaksa untuk memberi tantangan yang harus dihadapi sebagai cara menuju perubahan.

4. Memahami yang perlu diubah

Pada tahun 2018, Campbell ikut menulis sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Personality Disorders.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.