Kompas.com - 10/01/2022, 09:17 WIB

Sabrina lantas memulai program dietnya pada 2019. Saat itu, dia memiliki berat sekitar 120 kilogram.

Awalnya, Sabrina membenahi kebiasaan makan dan olahraganya, dengan membuat perubahan kecil.

Dia mulai berolahraga sekitar 15 menit sehari, hingga akhirnya meningkat hingga 30 menit sehari.

Sabrina juga menulis jadwal latihannya di kalendernya, baik di kalender pribadi, maupun kalender kerja.

Alasannya, langkah itu dilakukan untuk membantunya tetap bertanggung jawab dan konsisten meluangkan waktunya.

Baca juga: Membuat Food Diary dan Dampaknya pada Penurunan Berat Badan

Selain itu, Sabrina berkonsultasi dengan dokter dan ahli diet untuk membantu mengubah pola dan kebiasaan makan.

Sabrina akhirnya mempelajari cara membuat makanan sehat dan praktis yang cocok untuk jadwalnya, serta mulai menjadwalkan jam makannya.

Menurut Sabrina, jadwal tersebut diperlukan agar dia tidak melewatkan waktu makan berat, yang berpotensi membuat dia memakan camilan sepanjang hari.

Lalu pada Februari tahun lalu, Sabrina bergabung dengan grup kecil Alpha Strong di klub kebugaran Life Time setempat.

Di klub tersebut Sabrina melatih kekuatan dan menemukan komunitas yang mendorongnya untuk terus maju.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber NYPost
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.