Kompas.com - 10/01/2022, 13:30 WIB

Manfaat mengajari anak menjadi bilingual sejak dini

Dikutip dari Situs Michigan State University, ketika berusia 0-3 tahun, otak anak kecil secara unik cocok untuk belajar bahasa kedua karena berada dalam tahap paling fleksibel.

Faktanya, bayi yang terpapar bilingual unggul dalam mendeteksi perubahan bahasa sejak usia enam bulan.

Anak-anak dapat belajar bahasa kedua semudah belajar berjalan dan belajar bahasa utamanya.

Baca juga: Usia Ideal untuk Belajar Bahasa Asing

Mempelajari bahasa kedua juga tidak berdampak negatif terhadap bahasa ibu si anak.

Ketika orang dewasa belajar bahasa lain, kita harus mempertimbangkan aturan dan praktik tata bahasa,

Namun, anak kecil menyerap suara, struktur, pola intonasi, dan aturan bahasa kedua dengan sangat mudah.

Hingga usia delapan tahun, anak mendapat manfaat dari otot telinga dan bicara yang fleksibel sehingga dapat mendeteksi perbedaan antara bahasa yang berbeda.

Selain itu, ada sejumlah manfaat lainnya dari kemampuan bilingual sejak dini yakni:

Mendorong empati

"Anak-anak yang dibesarkan dengan setidaknya dua bahasa telah terbukti memiliki pemahaman sosial yang lebih besar," kata Oren Boxer, Ph.D., neuropsikolog dan penasihat di California, AS.

Baca juga: Kemampuan Mengingat Anak Bilingual Lebih Baik

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.