Kompas.com - 11/01/2022, 09:18 WIB
|
Editor Wisnubrata

3. Tidak mengkritik teman beracun

Mengkritik teman yang toksik bisa menjadi bumerang dan menyebabkan anak tidak mau membicarakan situasi mereka dengan terbuka.

Menurut EmpoweringParents.com, meskipun anak mengetahui seorang teman beracun, mereka masih suka membela teman tersebut di hadapan orangtua mereka.

Sama seperti hubungan asmara yang beracun, pertemanan yang beracun membuat anak meyakini bahwa mereka tidak dapat berbuat apa pun tanpa teman mereka.

Maka dari itu, hindari mengkritik teman yang beracun kendati secara tidak sadar anak kita mengetahui bahwa teman itu tidaklah baik bagi mereka.

Baca juga: 5 Tanda Kamu Berada dalam Hubungan yang Beracun

4. Terapkan teknik mirroring

Teknik mirroring bisa diterapkan orangtua untuk membuat anak memahami betapa buruknya mereka diperlakukan dan mereka tidak seharusnya menerima perilaku toksik dari teman.

Seperti diberitakan Insider, teknik mirroring memungkinkan individu untuk melihat sifat beracun pada orang lain, biasanya di tengah-tengah konflik.

Anak yang menjadi korban toxic friendship secara bertahap dapat melihat kurangnya rasa hormat dan dukungan, kendati mereka sudah menghormati dan mendukung teman yang memiliki kepribadian narsistik.

Setelah anak menyadari persahabatan yang dimiliki hanya menguras emosi, maka teman yang beracun tidak lagi menguasai anak.

Halaman:
Sumber Moms


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.