Kompas.com - 12/01/2022, 09:00 WIB

Penyebab seseorang mengalami relationship anxiety

Jika kita merasa terjebak atau kewalahan dalam sebuah hubungan, atau khawatir pasangan akan mengkhianati kita suatu hari nanti, artinya kita mengalami relationship anxiety.

Relationship anxiety bisa dipicu dari hubungan yang gagal, toksik, atau kasar di masa lalu, pengalaman tidak menyenangkan semasa kecil, atau harga diri yang rendah.

Baca juga: Pentingnya Memiliki Titik Buta dalam Hubungan Asmara

Sederhananya, relationship anxiety merupakan perasaan khawatir atau tidak aman yang intens dalam suatu hubungan, meskipun hubungan itu sendiri tampak berjalan baik.

"Relationship anxiety adalah masalah yang sangat umum karena kita memiliki komunitas yang dibesarkan dengan keterikatan tidak aman," tulis LePera.

"Hubungan pertama kita dengan figur orangtua saat lahir tidak aman, dan tidak ada ruang bagi kita untuk berkembang menjadi diri kita sebenarnya."

"Ketika kita memulai hubungan sebagai orang dewasa, kita takut, tidak percaya, tidak aman, dan memproyeksikan masa lalu kita kepada sosok yang kita temui," tambahnya.

Berikut ini adalah tanda-tanda yang menunjukkan jika kita memiliki kecemasan untuk berhubungan atau relationship anxiety.

- Mengulangi percakapan berkali-kali dan memikirkan bahwa tindakan atau perkataan kita salah

- Jika seseorang tidak segera membalas pesan, kita beranggapan orang itu tidak ingin lagi menjadi teman kita atau tidak tertarik pada kita

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.