Kompas.com - 12/01/2022, 13:37 WIB

KOMPAS.com - Karakter dan sifat seorang anak akan tumbuh seiring dengan pola asuh dan kondisi lingkungan di sekitarnya.

Tentunya, sebagai orangtua kita menginginkan anak tumbuh dengan karakter dan sifat yang baik, tidak memaksakan kehendak, dan menghargai orang lain.

Namun, menjaga pola asuh dan lingkungan anak ternyata tidaklah mudah.

Kesalahan pola asuh dapat menyebabkan anak tumbuh menjadi pribadi yang egois dan mudah marah karena keinginannya tidak terpenuhi.

Baca juga: Mengajari Anak agar Tak Egois Lewat Kegiatan Bermain

Profesor dan pelatih parenting Dr Traci Baxley menjelaskan bagaimana pola asuh orangtua membuat anak menjadi egois.

1. Selalu mengatakan "ya"

Studi menunjukkan, anak yang tumbuh dengan rasa berhak --akibat pola asuh yang berlebihan-- akan lebih memedulikan dirinya sendiri.

Anak juga tidak menunjukkan empati pada orang lain, tidak memiliki etos kerja yang kuat, dan dapat menganggap suatu aturan tidak berlaku bagi mereka.

Dalam mengajarkan kasih sayang kepada anak, terkadang orangtua harus berani mengatakan tidak.

Orangtua bisa mengatakan "tidak, saya tidak akan membersihkan barang-barangmu yang berantakan" atau "saya tidak akan membelikan mainan yang kamu inginkan."

Berikan konsekuensi atas tindakan anak untuk mendukung kemampuan mereka dalam melihat situasi dari berbagai sudut pandang.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.