Kompas.com - 13/01/2022, 20:00 WIB

Komunikasi ini juga perlu agar kolega di kantor bisa membantu kita ketika dibutuhkan.

Mereka juga bisa mempersiapkan diri mendapatkan sedikit "gangguan" dari anak kita.

Baca juga: 10 Tips Sederhana untuk Siapkan Mental Kembali Bekerja di Kantor

Beberapa hal yang harus dibahas adalah ruangan yang bisa ditempati anak, apakah anak boleh berada di kantor sepanjang hari atau kemungkinan mengambil jam istirahat lebih panjang.

Pertimbangkan berapa lama anak akan berada di kantor

Putuskan berapa lama anak akan berada di kantor kita dan apa saja yang harus dibawa.

Misalnya hanya sepanjang pagi sampai dijemput oleh pasangan atau beberapa hari hingga kita mendapatkan pengasuh baru.

Kita juga bisa menyampaikannya kepada rekan sekantor agar mereka lebih mudah memaklumi kondisi tersebut.

Rencanakan kehadiran anak di kantor

Pertimbangkan soal perilaku anak, apakah mereka akan merasa bosan, lapar dan berbagai kemungkinan lainnya.

Persiapkan kebutuhan buah hati termasuk dengan membawa mainan, makanan kesukaan atau kereta tidur anak.

Pastikan anak tidak merasa jenuh dan malah rewel sehingga mengganggu produktivitas kita dan rekan di kantor.

Baca juga: Lama WFH, Tips Menyiapkan Mental Sebelum Kembali ke Kantor

Jika anak sudah lebih besar, kita bisa merencanakan aktivitas menarik untuk mengajari buah hati soal pekerjaan orangtuanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.