Kompas.com - 14/01/2022, 08:00 WIB

KOMPAS.com - Ketika mengetahui kandungan alkohol dalam skincare, sebagian orang langsung ingin menghindari bahan yang satu ini.

Sebabnya mereka khawatir alkohol membuat kulit teriritasi, mudah kering, pori-pori tersumbat, hingga jerawat muncul.

Tapi, di antara kekhawatiran-kekhawatiran itu, benarkah skincare yang mengandung alkohol selalu mendatangkan efek buruk bagi wajah?

Ternyata jawabannya tidak selalu demikian.

Menurut dua dokter kulit bersertifikat, Jeannette Graf dan Marisa Garshick, alkohol dalam skincare justru mempunyai sejumlah manfaat.

Baca juga: Yuk Intip Tren Skincare Selama Pandemi

Keduanya menjelaskan soal manfaat alkohol dalam skincare, dan bagaimana alkohol bisa merusak kulit.

Mengapa alkohol digunakan dalam skincare?

Ketika diformulasikan ke dalam produk skincare, alkohol bisa bekerja dalam berbagai cara.

Tujuan utamanya, kata Graf, untuk meningkatkan penetrasi bahan skincare lainnya.

Dia mencontohkan, alkohol dapat membantu antioksidan, seperti vitamin C dan retinol, agar meresap ke lapisan kulit yang lebih dalam dan membuatnya lebih efektif.

Alkohol juga mampu melarutkan bahan-bahan membandel yang tidak hilang dengan air.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.