Kompas.com - 18/01/2022, 14:47 WIB

KOMPAS.com - Pola asuh tertentu sangat memengaruhi perkembangan seorang anak.

Jika pola asuh yang diterapkan orangtua tidak cocok dengan karakter anak, maka hal itu bisa menjadi bumerang bagi masa depan mereka.

Banyak orangtua yang dikenal sering memanjakan anaknya, memberikan kebebasan penuh pada anak dalam belajar bertanggung jawab dengan sendirinya.

Pola asuh ini disebut permissive parenting, atau pola asuh permisif.

Orangtua yang permisif tampak penuh perhatian dan hangat, namun cenderung tidak menetapkan batasan dan ekspektasi tentang sesuatu yang dapat diterima dan tidak.

"Saya melihat anak berjuang dengan orangtua yang terlalu permisif, sama seperti saya melihat anak yang kesulitan menghadapi orangtua yang mengekang dan otoriter."

Demikian dikatakan psikolog Jeffrey Bernstein, PhD.

Menurut Bernstein, prioritas orangtua yang permisif adalah menjadi teman bagi anak ketimbang orangtua.

Studi menunjukkan, anak yang dibesarkan orangtua dengan pola asuh permisif menunjukkan tingkat kreativitas yang tinggi.

Namun, anak juga akan merasa berhak dan lebih senang menerima daripada memberi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.