Kompas.com - 19/01/2022, 09:51 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Pandemi tidak hanya memengaruhi kehidupan kita sebagai orang dewasa, melainkan juga anak-anak. Salah satu perubahan yang dirasakan anak adalah cara mereka belajar.

Saat ini anak masih harus mengikuti pembelajaran secara virtual dan mereka tidak dapat bertemu guru dan teman mereka langsung.

Studi terbaru mengungkap, sekolah online bisa berdampak besar pada pembelajaran, perkembangan, serta tingkat aktivitas fisik anak.

Seperti diberitakan Medical Xpress, satu studi menunjukkan perilaku anak di rumah memburuk ketika mereka mengikuti pembelajaran virtual.

Studi tersebut dilakukan oleh tim peneliti di Harvard University dan dimuat dalam jurnal JAMA Pediatrics.

Para orangtua dari 405 anak di Massachusetts, AS diminta untuk mengisi survei sebanyak empat gelombang, dimulai dari 4 Januari 2021 hingga 23 Mei 2021.

Orangtua melaporkan bahwa perilaku anak mereka di rumah lebih buruk saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di depan layar komputer.

Hasil ini dibandingkan dengan ketika anak-anak mereka datang ke sekolah secara langsung.

Berdasarkan hasil survei, sebanyak 57 persen anak yang terlibat dalam studi telah mengubah model pembelajaran setidaknya sekali selama empat gelombang survei dilakukan.

Juga, perilaku anak cenderung lebih buruk selama menjalani pembelajaran jarak jauh.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Moms
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.