Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 25/01/2022, 05:00 WIB

KOMPAS.com - Jika hubungan dengan kedua orangtuanya cukup dekat, kemungkinan seorang anak akan tumbuh dengan perilaku yang baik.

Sayangnya, menjalin hubungan yang kuat dengan anak bukanlah hal mudah.

Apalagi, jika orangtua sibuk bekerja atau mengurus rumah sehingga tak sempat memerhatikan anak.

Kendati demikian, memiliki ikatan dengan anak tetap menjadi salah satu hal terpenting.

Baca juga: Pola Asuh Toksik Merugikan Orangtua dan Anak, Kenali Tandanya

Nah, jika ingin memperkuat ikatan dengan anak namun sibuk, mungkin beberapa cara berikut bisa dilakukan.

Apa yang tidak boleh dilakukan?

Menurut Parents, salah satu salah satu rintangan terbesar dalam menciptakan ikatan yang kuat dengan anak-anak adalah melakukan "pengasuhan ekstrem".

Pola asuh seperti ini membuat ibu seperti diktator, hanya memberi perintah dan permintaan pada anaknya.

Pengasuhan ekstrem membuat orangtua tidaj memikirkan perasaan anaknya dan selalu berpikir bahwa dirinya tahu yang terbaik untuk anak.

Hal ini bisa membuat hubungan ibu dan anak meregang,

Hal yang perlu dilakukan

Selain menjauhi pola asuh ekstrem, ada empat hal yang perlu dilakukan untuk membuat hubungan anak dan orangtua erat, Berikut daftarnya.

  • Menghabiskan waktu bersama

Menurut Positive Action, hal sederhana namun terbaik untuk mendekatkan hubungan dengan anak adalah menghabiskan waktu bersamanya.

Kita bisa mengajak anak berjalan atau melakukan sesuatu menyenangkan bersama. Bisa juga dengan mencari hal yang disukai oleh kita dan anak.

Baca juga: Kebiasaan Sederhana yang Memperkuat Ikatan Orangtua dan Anak

Misalnya jika kita dan anak suka membaca, pilihlah dua buku yang sama untuk dibaca dan dibicarakan bersama.

Tindakan kecil ini akan membauat anak merasa bahwa kita memandangnya setara dan bukan sebagai anak.

  • Taruh ponsel

Bagi seorang ibu, ponsel akan membuatnya terhubung pada dunia.

Para ibu juga dapat melihat resep atau tips mengurus rumah dengan ponselnya.

Kendati demikian, terkadang ibu lupa menaruhnya saat anak datang membutuhkannya, sehingga tanpa sengaja kita “mendengarkan” curhatan anak sambil memainkan ponsel.

Itu tidak benar-benar “mendengarkan” dan membuat anak merasa kita tidak peduli padanya. Akhirnya, hubungan pun meregang,

  • Makan bersama

Semakin sibuk seseorang, makan bersama keluarga pun akan semakin jarang terjadi, sehingga hubungan antara anggota keluarga pun meregang.

Padahal menurut Very Well Family, makan bersama dapat menjadi cara untuk mamastikan apakah anak merasa bahwa dia menjadi bagian dari suatu keluarga,

Selain itu, penting untuk menjauhkan gawai apapun dari meja makan saat berkesempatan untuk makan bersama.

Sebab, momen makan bersama bisa menjadi satu-satunya kesempatan bagi anggota keluarga untuk berbincang bersama.

Jadi meski tidak setiap hari, penting untuk membuat jadwal makan bersama sesering mungkin.

  • Hargai anak

Anak memang jauh lebih muda dari orangtuanya dan masih membutuhkan seseorang untuk menjaganya, Namun, ingatlah bahwa anak juga perlu dihormati.

Membesarkan anak dengan penuh rasa menghargai dan memahami bahwa mereka adalah pribadi yang memiliki pemikiran dan perasaannya sendiri akan sangat membantu.

Dengan ini, anak akan akan tumbuh dengan mengetahui bahwa kita menghormatinya, membuat anak lebih mudah percaya pada kita.

Selain itu, orangtua juga perlu membiarkan anak untuk membantu kita, memberi sinyal bahwa kita percaya pada anak.

Jadi saat mengerjakan pekerjaan rumah, biarkan anak membantu, dan jangan lupa untuk mengatakan bahwa kita sangat menghargai bantuannya.

Intinya, perlakukanlah anak sebagaimana kita ingin diperlakukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Moms
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke