Kompas.com - 27/01/2022, 06:06 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Pola pengasuhan anak rupanya dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya, didikan yang diterima orangtua saat masih berusia kanak-kanak dulu.

Umumnya, orangtua yang menerima didikan penuh kekerasan, baik secara verbal maupun non verbal, akan mendidik anaknya dengan pola asuh serupa.

Orangtua mungkin tak akan menyadarinya, namun, pola asuh penuh kekerasan itu dapat menimbulkan trauma. Hasilnya, anak pun terncam mengalami kecemasan dan trauma yang sama.

Untuk itu, ada baiknya orangtua mulai mengenal berbagai jenis truma yang dialami manusia, khususnya dalam berumah tangga dan mengasuh anak.

Baca juga: Sudah Bukan Zamannya Mendisiplinkan Anak dengan Memukul

Nah, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Psikolog dan Konselor Pernikahan Dr. Adriana Soekandar Ginanjar, M.Sc. menjelaskan beberapa jenis trauma yang perlu dikenali lebih awal dan membentuk emosi yang baik.

Berikut daftarnya:

Trauma akut

Trauma masa lampau yang terjadi satu kali tetapi secara intens. Misalnya adanya perceraian, bencana alam, atau pelecehan seksual.

Trauma kronis

Trauma yang terjadi berulang kali dalam jangka waktu yang panjang, seperti mendapatkan kekerasan dari orangtua atau orang sekitar, bullying, serta melihat kekerasan dan konflik orangtua.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.