Kompas.com - 27/01/2022, 07:50 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Isu stunting atau kekurangan gizi masih terus menjadi permasalahan utama yang harus dihadapi oleh Indonesia sampai saat ini.

Meskipun berdasarkan hasil survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 angka stunting secara nasional mengalami penurunan sebesar 1,6 persen atau menjadi 24,4 persen.

Namun, permasalahan kekurangan gizi di Indonesia tetap terbilang masih jauh dari kata membaik karena prevalensinya lebih dari 20 persen.

Dalam mencegah masalah stunting ini, ahli gizi sekaligus wakil ketua Pusat Kajian Gizi Dan Kesehatan Keluarga (PKGK) UI, Drg Sandra Fikawati, MPH, pun mengatakan bahwa asupan protein, terutama protein hewani, sangat berperan penting.

Adapun protein hewani ini dapat kita temukan dalam berbagai macam asupan makanan dan minuman seperti daging, ikan, telur, dan susu.

Menurut dokter Sandra, protein hewani tidak hanya dapat memberikan gizi yang cukup pada balita, tetapi juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh untuk menghindari penyakit.

"Bagi anak balita yang sudah mulai MPASI, orangtua bisa memberikan protein hewani dalam bentuk telur," terangnya saat webinar Hari Gizi Nasional 2022 bersama Frisian Flag Indonesia (FFI), Selasa (25/1/2022).

Dokter Sandra juga mengungkapkan bahwa protein hewani itu memiliki asam amino (AAE) yang lebih banyak dan mengandung mineral, serta vitamin yang lebih beragam.

Selain itu, protein hewani juga merupakan jenis protein yang berkualitas baik jika dibandingkan dengan protein nabati.

"Jadi, jika anak-anak kekurangan protein hewani sejak kecil maka mereka biasanya akan mengalami gangguan fungsi hormonal, gangguan regenerasi sel, sistem kekebalan tubuh, dan massa otot," jelasnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.