Kompas.com - 31/01/2022, 17:29 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Menahan diri untuk tidak berteriak pada anak saat dia melakukan hal buruk atau tidak patuh memang sulit dilakukan.

Namun, sebaiknya itu tidak dilakukan. Sebab, komunikasi yang baik antara orangtua dan anak harus dimulai dengan adanya ketenangan.

Dokter anak Kimberly Churbock mengatakan bahwa orangtua dan pengasuh sering tak menyadari efek dari emosi dan tindakan pada anak.

Anak-anak mirip dengan spons, mereka ‘menyerap’ bahasa tubuh dan kata-kata kita. Jadi saat kita merasa kecewa atau cemas, anak akan merasa takut, bingung dan tidak tahu bagaimana meresponsnya,” ujarnya.

Karena itulah, berteriak, menghukum, dan mengancam bukanlah cara terbaik untuk membuat anak melakukan apa yang diinginkan orangtuanya.

Baca juga: 5 Cara Berhenti Berteriak pada Anak

Untuk itu, Dr. Churbock memberi beberapa tips untuk membuat anak memahami sesuatu tanpa perlu berteriak padanya.

Berikut daftarnya.

Pahami kondisi anak

Apakah kebutuhan dasar anak sudah terpenuhi?

Ingat, anak paling easy-going saja bisa merasa terbebani dengan permintaan kita saat dia lapar atau lelah.

Buat contoh yang baik

Anak-anak memperhatikan nada dan bahasa tubuh orangtuanya, baik saat dia tengah berkomunikasi dengan kita atau tidak.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.