Kompas.com - 07/02/2022, 10:49 WIB

Simon Leviev ini menggunakan banyak identitas untuk kabur dari perbuatannya agar skemanya tetap berjalan.

Polanya mirip dengan tokoh yang diperankan Leonardo DiCaprio di Catch Me If You Can, yang juga berkisah soal penipu ulang.

Selain Simon Leviev, Shimon Hayut juga menggunakan nama David Sharon untuk menghindari pihak berwenang.

Di Finlandia, ia juga sempat memakai nama aslinya untuk melakukan penipuan juga meski polanya berbeda.

Modus penipuan Simon Leviev di The Tinder Swindler

Sosok Simon Leviev ini menerapkan pola yang serupa saat menyasar korbannya di Tinder.

Ia memasang profil yang mengesankan dirinya merupakan konglomerat yang sedang mencari pasangan serius.

Korban kemudian diajak pergi kencan mewah ke tempat mahal dan mengesankan, termasuk naik jet pribadi.

Secara bertahap, korbannya diyakinkan jika ia adalah sosok yang penting dengan kehidupan glamor bertabur kekayaan.

Selama interaksi dengan korbannya, Simon Leviev juga mengaku sedang diincar oleh musuh-musuhnya dan merasa nyawanya terancam.

Halaman:
Sumber Netflix


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.