Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Medio by KG Media
Siniar KG Media

Saat ini, aktivitas mendengarkan siniar (podcast) menjadi aktivitas ke-4 terfavorit dengan dominasi pendengar usia 18-35 tahun. Topik spesifik serta kontrol waktu dan tempat di tangan pendengar, memungkinkan pendengar untuk melakukan beberapa aktivitas sekaligus, menjadi nilai tambah dibanding medium lain.

Medio yang merupakan jaringan KG Media, hadir memberikan nilai tambah bagi ranah edukasi melalui konten audio yang berkualitas, yang dapat didengarkan kapan pun dan di mana pun. Kami akan membahas lebih mendalam setiap episode dari channel siniar yang belum terbahas pada episode tersebut.

Info dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id

Pentingnya Mengoptimalkan Potensi Diri untuk Peradaban

Kompas.com - 09/02/2022, 07:30 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

“Sesimpel waktu yang kalian luangkan, misalnya buat nonton drakor, main game. Mungkin yang sedikit aja, mungkin sehari 30 menit atau satu jam bisa buat kita akses ke banyak platform yang ada. Misalnya, di YouTube pun kita bisa belajar banyak hal, ya, dari growth hacking, digital marketing. Coba aja meskipun sedikit; sehari, nanti dapet juga ilmunya,” jelasnya.

Potensi diri membantu peradaban

Ternyata, saat kita melakukan suatu gerakan dengan potensi diri, tanpa sadar hal itu dapat membantu banyak orang.

Hal-hal kecil yang tak banyak orang sadari adalah ladang besar untuk berinovasi.

Menurut penelitian Barlow (2016) yang berjudul “What is Self-Potential and How Does It Relate To Personal Intelligence?”, sebelum dapat mengeksekusi potensi diri, diperlukan perencanaan yang matang.

Perencanaan pertama adalah memiliki minat, niat, dan ketertarikan sebagai kunci agar apa yang dilakukan akan terus kontinu dan tidak berhenti di tengah perjalanan.

Hal ketiga yang tak kalah penting adalah tujuan. Tujuan dapat digunakan sebagai arah agar kegiatan yang dilakukan tidak melenceng dari rencana.

Nantinya, setelah semuanya dieksekusi, akan ada evaluasi: apakah memiliki umpan balik atau tidak terhadap diri kita dan masyarakat.

Melalui Logos dan Ekskul Indonesia, Nathanael mengaku senang dapat membantu banyak orang dalam mengakses ilmu pengetahuan dan juga bertukar pikiran.

Faktanya, sampai saat ini masih banyak pengetahuan yang belum bisa diakses secara mudah meskipun ada sekolah formal.

"Sebenernya motif kita, ya, pake tagline ini, mau ngasih awareness ke orang-orang kalau misalnya ada berbagai macam ilmu pengetahuan yang super interesting tapi enggak pernah kita sentuh. Sesimpel critical thinking dan logika. Padahal itu penting banget buat menanggapi argumentasi."

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.