Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/02/2022, 12:59 WIB

"Walaupun saat ini sudah ada program deteksi dini untuk kanker, secara khusus untuk kanker paru memang belum ada," tambah dr. Else.

Karenanya, dia mengungkapkan bahwa pemerintah berupaya menjalankan program pengendalian tembakau dan rokok yang menjadi salah satu faktor utama kanker paru.

Namun dengan prevalensi perokok aktif sebesar 33.6 persen atau 1/3 dari seluruh populasi dewasa, dibutuhkan kerja sama berbagai pihak.

“Dalam beberapa dekade terakhir, kemajuan nyata dalam perawatan kanker telah berhasil dicapai, mulai dari skrining, diagnosis hingga pengobatan," ucap dr. Else.

“Kami mengapresiasi kolaborasi bersama dalam mengedukasi masyarakat dan membangun ekosistem tata laksana perawatan kanker yang lebih menyeluruh," tambah dia

"Dengan begitu, diharapkan juga dapat terbangun keyakinan dan kepercayaan masyarakat untuk melakukan pengobatan kanker paru di Indonesia,” pungkas dr. Else.

Baca juga: Tak Merokok Tetap Berisiko Terkena Kanker Paru, Kok Bisa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.