Kompas.com - 12/02/2022, 14:30 WIB

KOMPAS.com - Sebentar lagi kita akan merayakan hari Valentine yang dikenal sebagai perayaan kasih sayang. 

Pada hari itu, para pasangan kekasih akan memberikan hadiah dan tanda penghargaan kepada satu sama lain.

Mulai dari kartu ucapan yang ditulis tangan, cokelat berbentuk hati, hingga bunga mawar merah, semua itu merupakan hadiah wajib dalam perayaan hari Valentine.

Namun rupanya, ada sejarah kelam di balik Hari Valentine yang penuh cinta ini.

Sejarah Hari Valentine sebelum zaman modern

Kisah awal terkait hari Valentine disinyalir berasal dari liburan pagan Lupercalia.

Terjadi selama berabad-abad di pertengahan Februari, Lupercalia adalah liburan untuk merayakan kesuburan.

Pria akan menanggalkan semua pakaiannya dan mengorbankan seekor kambing dan anjing.

Baca juga: Sambut Valentine, Update Gaya Riasan dengan Kosmetik Terbaru Ini

Anak laki-laki muda kemudian akan mengambil potongan kulit dari hewan yang dikorbankan. 

Potongan kulit tersebut lalu dipakai untuk mencambuk wanita muda demi meningkatkan kesuburan.

Lupercalia sangat populer dan menjadi salah satu dari beberapa hari raya pagan yang masih dirayakan 150 tahun setelah kekristenan disahkan di Kekaisaran Romawi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.