Kompas.com - 25/02/2022, 12:46 WIB

Pasalnya, mereka pasti akan mendengar kabar perang tersebut dari tayangan berita, obrolan di sekolah atau paparan internet maupun media sosial.

Dokter Meeker menilai orangtua harus memilih bahasa yang mudah dipahami dan dialog yang terjalin tetap sederhana.

"Buatlah dialog yang sangat sederhana. Nyatakan siapa yang melawan siapa dan (pada dasarnya) mengapa."

Seringkali orangtua tidak sengaja bicara berlebihan sehingga memberikan terlalu banyak informasi, yang sebenarnya tidak bisa dicerna anak-anak.

Yakinkan anak bahwa perang terjadi di lokasi yang jauh dan tidak akan sampai ke lokasi kita.

"Sekali lagi, mereka khawatir tentang kehidupan mereka dan kehidupan orang tua mereka. lebih dari nyawa orang lain yang bertarung," pesan Dokter Meeker.

Sampaikan pula kepada anak bahwa perang telah terjadi selama bertahun-tahun selama peradaban manusia dengan berbagai alasannya.

Jika mereka mengajukan pertanyaan, jawablah pertanyaannya tetapi tetap sederhana. Ingat, mereka tidak dapat memproses situasi kompleks seperti yang dapat dilakukan orang dewasa."

Membicarakan perang Rusia vs Ukraina dengan anak yang beranjak remaja

Pemberitaan soal perang Rusia vs Ukraina secara masif mewarnai berbagai tayangan di televisi dan internet.

Ada baiknya orangtua membatasi informasi tersebut pada anak hanya dalam waktu relatif singkat.

Halaman:
Sumber Fox News


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.