Medio by KG Media
Siniar KG Media

Saat ini, aktivitas mendengarkan siniar (podcast) menjadi aktivitas ke-4 terfavorit dengan dominasi pendengar usia 18-35 tahun. Topik spesifik serta kontrol waktu dan tempat di tangan pendengar, memungkinkan pendengar untuk melakukan beberapa aktivitas sekaligus, menjadi nilai tambah dibanding medium lain.

Medio, sebagai bagian dari KG Radio Network yang merupakan jaringan KG Media, hadir memberikan nilai tambah bagi ranah edukasi melalui konten audio yang berkualitas, yang dapat didengarkan kapan pun dan di mana pun. Kami akan membahas lebih mendalam setiap episode dari channel siniar yang belum terbahas pada episode tersebut.

Info dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id

Serba-Serbi Konsumsi Alkohol di Indonesia

Kompas.com - 25/02/2022, 21:30 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Alifia Putri Yudanti dan Ikko Anata

KOMPAS.comAlkohol, yang merupakan minuman hasil fermentasi, kini sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian orang Indonesia. Meskipun memiliki manfaat apabila diminum dengan tepat, tapi konsumsi yang berlebihan, juga bisa membahayakan kesehatan kita.

Di Indonesia, menurut data Badan Pusat Statistik, terdapat penurunan jumlah konsumsi alkohol per kapita dari tahun 2019 ke 2020, yaitu 0,41 L ke 0,39 L. Namun, sayangnya penurunan itu tak terlalu berdampak signifikan karena masih ada kasus kematian akibat minum alkohol oplosan.

Alkohol bisa berdampak pada kesehatan mental. Dalam siniar Tinggal Nama episode keempat bertajuk "Huruf V yang Misterius" dengan tautan akses https://dik.si/tn_hurufv, diketahui bahwa pembunuh seorang gadis bernama Victoria, yaitu Mick, merupakan pecandu alkohol berat. Saat mabuk, ia tak sadar atas berbagai hal buruk yang telah dilakukan.

Menurut artikel Forbes Health "The Good—And Bad—Health Effects Of Alcohol", alkohol juga bisa membuat peminumnya kecanduan. Tubuh akan terus "meminta" apabila kita sudah tak merasakan efek berat seperti saat pertama kali minum.

Dari situ, kinerja organ dalam, seperti hati, lambung, dan ginjal pun memburuk karena terus diberi asupan yang tak sehat.

Lantas, bagaimanakah fenomena minuman alkohol di Indonesia?

Banyak Menjadi Penyebab Kecelakaan Saat Berkendara

Beberapa waktu lalu, kita dihebohkan dengan kasus kecelakaan mobil dengan korban Laura Edelenyi. Sementara pelaku, Gaga diduga tengah mabuk saat berkendara. Bahkan, menurut laporan Kompas.id, 22 warga Nusa Tenggara Timur tewas akibat kecelakaan lalu lintas yang sebagian besar dipicu pengaruh konsumsi minuman beralkohol.

Baca juga: Diungkap, Tak Ada Batasan Alkohol yang Aman untuk Jantung 

Penyebab kecelakaan sendiri memiliki beragam faktor, salah satunya adalah kesalahan perilaku manusia. Laporan Pan American Health Organization menyebutkan bahwa konsumsi alkohol merupakan salah satu faktor yang menimbulkan kesalahan perilaku manusia.

Sebanyak 5–35 persen kematian yang terjadi di jalan disebabkan karena pengaruh alkohol.

Masih dengan sumber yang sama, mengonsumsi alkohol dapat menurunkan beberapa kemampuan penting untuk keselamatan pengemudi, seperti penglihatan dan refleks. Selain itu, pengemudi yang sedang tak sadar, sulit untuk menentukan kecepatan dan terkadang luput menggunakan pengaman, seperti helm atau seat belt.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.