Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Tips demi Tetap Sehat, Langsing, dan Lawan Stigma Negatif Penuaan

Kompas.com - 02/03/2022, 08:30 WIB
Gading Perkasa,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

Sumber Today

"Kekuatan nutrisi dari biji rami tidak hanya menyediakan protein dalam jumlah luar biasa, melainkan juga asam lemak tak jenuh tunggal," papar dia.

Kita dapat membuat menu oatmeal sehat seperti oat susu dengan stroberi, biji rami, dan selai kacang.

2. Mengonsumsi produk susu

Beberapa pola diet membatasi atau menghilangkan produk susu, namun menurut Perrine dan Skolnik, produk susu dapat bermanfaat.

"Menambahkan lebih banyak produk susu adalah cara yang baik untuk memasukkan protein ke dalam makanan kita," ungkap Perrine.

"Susu memiliki nutrisi penting yang kita butuhkan lebih banyak seiring bertambahnya usia."

"Susu adalah sumber kalsium yang kita perlukan untuk tulang."

3. Memakan buah dan sayuran berwarna

Buah-buahan dan sayuran termasuk buah beri, brokoli, wortel, paprika merah, lemon dan jeruk nipis sebaiknya ditambahkan ke dalam makanan pokok kita.

4. Memenuhi kebutuhan serat lima gram setiap makan

"Cobalah untuk memenuhi lima gram serat setiap kali makan," ujar Perrine.

Baca juga: Manfaat Omega-3 untuk Umur Panjang dan Penuaan yang Sehat

Kita dapat membuat makanan berserat tinggi dengan menambahkan buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

"Serat sangat bagus untuk kesehatan usus," imbuhnya.

Di samping membantu menurunkan berat badan, serat juga dapat memperpanjang usia.

5. Mengonsumsi lemak sehat

"Lemak dapat membantu otot dan membuat kita merasa lebih kenyang," kata Skolnik.

"Pilihlah lemak sehat seperti minyak zaitun, kacang-kacangan dan alpukat dan pastikan untuk memasukkan lemak sehat dalam setiap makanan."

Ia menekankan, gagasan menjadikan lemak sebagai "musuh" sudah tidak layak untuk diterapkan.

"Rendah lemak bukanlah pola makan yang tepat," sambung dia.

Baca juga: 5 Kebiasaan Harian yang Bisa Cegah Penuaan Dini, Apa Saja?

6. Hindari minuman berkalori tinggi

"Ketika kami menganjurkan untuk minum lebih banyak, yang kami maksud bukanlah soda diet," terang Perrine.

Ditambahkan Perrine, soda diet diketahui meningkatkan rasa lapar dan obesitas. "Soda adalah minuman yang dibuat dengan tambahan gula," kata dia.

"Minumlah lebih banyak air putih, bukan soda atau minuman berkalori tinggi," tegas dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Sumber Today
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com