Kompas.com - 04/03/2022, 09:00 WIB

"Hasilnya untuk jangka panjang mungkin tidak sebaik orang yang tidak mengalami serangan jantung atau memiliki fungsi pompa jantung yang normal."

Usai didiagnosis menderita penyakit ini, kita harus melakukan kunjungan rutin ke dokter jantung serta mengubah gaya hidup kita.

Tips mengelola penyakit jantung koroner

Ada beberapa faktor risiko penyakit jantung koroner yang tidak dapat dikendalikan, termasuk usia, riwayat keluarga dengan penyakit jantung, atau masalah kesehatan lain seperti diabetes.

Namun, faktor risiko lainnya bisa dikendalikan melalui melalui perubahan gaya hidup. Berikut tipsnya:

1. Rajin meminum obat

"Setidaknya, kita akan meminum obat yang sebelumnya tidak kita minum," kata Faulx.

"Banyak dari obat-obatan ini akan dikonsumsi secara tidak terbatas, selama sisa hidup kita."

Obat umum yang biasa diminum penderita penyakit jantung disebut statin.

"Statin adalah obat yang bekerja keras dalam pengurangan risiko penyakit jantung," sebut Faulx.

"Ini adalah agen ampuh untuk meningkatkan umur panjang dan mengurangi risiko serangan jantung dan stroke."

Baca juga: Makan Sayuran Tak Turunkan Risiko Penyakit Jantung, Benarkah?

Statin bekerja dengan menurunkan kolesterol dan membantu mengurangi dampak aterosklerosis.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.