Kompas.com - 09/03/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Umumnya, seseorang melakukan latihan kekuatan dengan harapan untuk membentuk otot yang lebih kuat.

Namun, mungkin tak banyak yang menyadari bahwa latihan kekuatan pun mampu menjauhkan penyakit hingga pada gilirannya berpotensi memperpanjang umur?

Ya, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh British Journal of Sports Medicine menyebutkan, bahwa 30-60 menit latihan kekuatan, ketahanan, atau angkat beban dapat menurunkan risiko kematian hingga 10-20 persen.

Baca juga: 5 Latihan Kekuatan di Usia 60 Tahun demi Cegah Tulang Keropos

Tak hanya itu, latihan ini diklaim dapat mencegah beberapa penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, atau kanker.

CNN juga melaporkan, para peneliti studi ini telah menganalisa 16 studi sebelumnya, mengumpulkan data dari hampir 480.000 partisipan.

Para partisipan tersebut merupakan orang dewasa berusia 18-98 tahun dan sebagian besar berasal dari Amerika Serikat.

Mereka yang berpartisipasi ini pun diminta untuk melaporkan bagaimana mereka melakukan latihan kekuatan atau menjawab pertanyaan dalam wawancara.

Hasilnya, ditemukan bahwa mengombinasikan latihan kekuatan dengan aktivitas aerobik seperti berjalan, berlari, berenang, dan bersepeda selama 30-60 menit dapat menurunkan risiko kematian muda sebanyak 40 persen.

Baca juga: Kakek 69 Tahun Menangi Tantangan Latihan Kekuatan

Risiko penyakit jantung pun turun sebanyak 46 persen, sementara risiko kanker turun sebanyak 28 persen.

Kendati demikian, sebagian besar peserta tidak mendapat manfaat apa pun setelah melakukan jenis latihan ini selama lebih dari satu jam, namun belum ditemukan apa penyebabnya.

Profesor di Departemen Kedokteran Keluarga dan Kesehatan Masyarakat di University of Minnesota, Dr. William Roberts mengatakan, penemuan ini adalah kabar baik bagi mereka yang aktif.

Lalu bagi yang kurang aktif, menurut dia, temuan ini bisa jadi pengingat bahwa mereka dapat meningkatkan kesehatan dengan investasi waktu yang kecil.

Baca juga: Latihan Kekuatan di Usia Paruh Baya, demi Umur Panjang

"Semua orang harus memulai latihan ini perlahan guna menghindari rasa sakit dari terlalu banyak aktivitas terlalu cepat," ujar dia.

Namun meski temuan ini dapat menjelaskan berbagai manfaat olahraga, penelitian ini tidak membahas mengapa latihan kekuatan sangat efektif untuk mencegah penyakit tertentu, hingga menurunkan risiko kematian dini.

Kendati demikian, para peneliti meyakini, aktivitas latihan kekuatan ini dapat mencegah diabetes karena dapat mempertahankan massa otot rangka yang berguna untuk mengatur kadar gula darah.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.