Kompas.com - 09/03/2022, 21:04 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Mendengarkan musik bagi sebagian orang sudah menjadi bagian dalam rutinitas sehari-hari. Bahkan tak jarang jika ada yang menyebutnya sebagai hobi.

Mendengarkan musik memiliki banyak keuntungan yang tak cuma bermanfaat bagi kesehatan fisik, tapi juga mental.

Bahkan beberapa penelitian menyebut bahwa hobi mendengarkan musik dampaknya bisa mengurangi stres, meningkatkan kecerdasan otak hingga produktivitas.

Berikut adalah beberapa manfaat atau keuntungan dari hobi mendengarkan musik, sebagaimana dilansir dari Hum Nutrition.

Baca juga: Musik Bisa Dijadikan sebagai Terapi Penghilang Rasa Sakit

1. Meningkatkan suasana hati

Salah satu keuntungan utama dari hobi mendengarkan musik adalah meningkatkan mood atau suasana hati.

Mendengarkan musik dapat melepaskan dopamin, hormon yang menimbulkan perasaan senang. Kesenangan ini pun sama halnya ketika kita mengonsumsi makanan lezat atau berhubungan seks.

2. Melepaskan stres

Manfaat lain dari hobi mendengarkan musik adalah dapat melepaskan stres. Ini berhubungan dengan kondisi kesehatan mental seseorang.

Ketika tubuh sedang mendengarkan musik, maka pelepasan hormon kortisol - penyebab stres - dapat ditekan.

Kemudian muncul dopamin dan serotonin yang dilepaskan otak, sehingga tingkat stres berkurang dan membuat kita merasa lebih baik.

3. Mengubah perilaku menjadi lebih baik

Siapa sangka bahwa hobi mendengarkan musik dapat mengubah perilaku seseorang menjadi lebih baik?

Kebiasaan ini dapat memicu otak melepaskan hormon oksitosin. Ini dikenal sebagai hormon cinta yang dapat meningkatkan perasaan keintiman dan kepercayaan.

Para ahli saraf menunjukkan bahwa orang dengan tingkat oksitosin tinggi, maka dapat membuatnya berperilaku baik dan murah hati.

Dengan kata lain, mendengarkan musik tak cuma baik untuk diri sendiri, tapi juga baik dalam membina hubungan dengan orang lain.

Baca juga: Terapi Musik, Salah Satu Pilihan untuk Menyehatkan Mental

4. Musik bisa meningkatkan daya ingat

Sistem saraf otak yang memproses musik terhubung dengan memori atau daya ingat seseorang.

Ketika musik mengaktifkan korteks indera pendengaran, secara bersamaan hal itu merangsang hippocampus - bagian otak yang menyimpan dan mengolah memori jangka panjang- untuk mengingat suatu hal.

Itulah sebabnya ketika kita mendengarkan lagi yang berkesan, otak langsung memberikan proyeksi akan hal tersebut.

Di sisi lain, ketika hippocampus sering dirangsang, maka dapat menghasilkan memori yang lebih baik.

5. Meningkatkan kecerdasan

Secara keseluruhan, kinerja otak diperlukan untuk memproses musik sehingga peningkatan IQ dapat terjadi secara alami.

Dalam hal ini, tak heran jika ibu hamil disarankan untuk memberikan pengenalan musik pada janin di dalam kandungan.

Ketika mendengarkan alunan musik, otak bagian kanan dan kiri akan saling terhubung akibat suara yang ditangkap oleh telinga. Hal tersebut membuat corpus callosum - saraf penghubung bagian otak kanan dan kiri - tumbuh lebih kuat.

Pada gilirannya, ini menghasilkan kecepatan pemrosesan koneksi yang lebih cepat, sehingga dapat menciptakan ide dan konsep lebih cepat pula.

6. Meningkatkan kinerja kognitif

Pada konsepnya mirip seperti poin lima di atas. Penelitian menunjukkan bahwa musik meningkatkan kinerja kognitif seseorang.

Sebuah studi melihat dampak dari paparan musik pada anak usia sekolah dan menunjukkan mereka yang menghadiri pelajaran musik memiliki keterampilan verbal dan kosa kata yang lebih baik ketimbang yang tidak.

Kemudian manfaat lainnya adalah dapat meningkatkan kecerdasan spasial (kemampuan berpikir ke dalam bentuk visual).

Secara khusus, pemahaman pada pelajaran matematika dan sains sangat bergantung pada kecerdasan spasial.

7. Meningkatkan produktivitas dan kreativitas

Penelitian menunjukkan bahwa musik dapat meningkatkan produktivitas dan kreativitas seseorang.

Jika kita mengalami hambatan dalam menemukan ide kreatif, buatlah daftar lagu dengan tempo yang cepat. Peningkatan tempo ini dapat membantu kita dalam menemukan cara baru untuk mengekspresikan ide cemerlang.

Bahkan beberapa pria dalam hal ini juga mengakui jika bekerja sambil mendengarkan musik akan merasa jauh lebih produktif.

Baca juga: Mendengarkan Musik Sambil Mengemudi Bukan Obat Mengantuk

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.