Kompas.com - 10/03/2022, 06:06 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sudah mengirim curriculum vitae (CV) ke banyak perusahaan tapi belum mendapat kabar baik? Atau pernah menjalani beberapa sesi wawancara kerja, tetapi tak kunjung berbuah manis?

Jika melihat semua usaha yang pernah kita lakukan tetapi belum membuahkan hasil, mungkin kita perlu evaluasi diri.

Sebab, siapa tahu ternyata kita telah melakukan kesalahan yang dapat membuat kita gagal dalam mendapatkan pekerjaan impian.

Ada sejumlah kesalahan umum yang membuat kita dipandang sebagai kandidat yang tidak berkompeten dalam proses rekrutmen, sehingga selalu gagal dalam mendapatkan pekerjaan. Berikut ulasan selengkapnya.

Baca juga: 5 Tips Jitu Hadapi Wawancara Kerja untuk Pertama Kali

1. Terlalu banyak mengirim lamaran kerja

Mengirim lamaran sebanyak mungkin mungkin bisa meningkatkan peluang kita untuk mendapatkan pekerjaan.

Akan tetapi, mengirim lamaran pekerjaan sebenarnya tidak boleh asal kirim.

Daripada ngasal dalam mencari pekerjaan, lebih baik pertimbangkan apa yang kita kuasai dan luangkan waktu untuk mengirim lamaran yang sesuai dengan potensi yang kita miliki.

2. Tidak mengirim surat lamaran

Banyak orang tidak mempertimbangkan betapa pentingnya surat lamaran saat melamar pekerjaan.

Padahal, curriculum vitae (CV) saja belum cukup untuk meyakinkan perekrut dalam proses seleksi mencari pekerjaan.

Melalui surat lamaran, kita punya kesempatan lebih dari kandidat lain untuk menjual keahlian yang kita miliki.

Baca juga: Ternyata HRD Cuma Butuh 7,4 Detik untuk Melihat CV Lamaran Kerja

3. Terlalu berlebihan "menjual diri"

Dalam sesi wawancara kerja, mungkin kita terpacu untuk "menjual diri" agar meyakinkan perekrut bahwa kita memiliki keahlian yang sesuai dengan lowongan pekerjaan.

Namun, terlalu berlebihan dalam "menjual diri" sering kali dianggap overselling dan memberi kesan bahwa kita tidak punya keahlian di bidang lain.

Di sesi wawancara kerja, lebih baik ceritakan poin-poin penting saja yang menjadi kelebihan kita, tetapi tetap relevan dengan kualifikasi yang dibutuhkan.

4. Terlalu santai dan tidak ada persiapan

Dalam beberapa situasi, tidak semua proses wawancara kerja berlangsung lancar sesuai dengan prediksi kita, sehingga membutuhkan persiapan yang matang.

Pertimbangkan cara kita merespons setiap pertanyaan, mengetahui sedikit latar belakang perusahaan, hingga pertanyaan seperti apa yang akan kita ajukan nanti.

Setidaknya, beberapa perencanaan dan persiapan wawancara kerja dapat membantu kita lebih mudah melewati proses wawancara.

5. Berbohong di CV

Mungkin memoles CV dengan beberapa skill akan membuat kita terlihat lebih keren. Namun, apa pun data yang diberikan harus sesuai dengan fakta.

Memberi keterangan palsu alias berbohong di CV, surat lamaran, atau pada saat wawancara kerja tidak akan berakhir dengan baik.

Kalaupun nantinya diterima kerja, lantas ketika kebohongan itu terbongkar, situasi akan menjadi lebih rumit. 

Baca juga: Kirim CV Lebih dari Satu Kali untuk Posisi yang Sama, Boleh Enggak Sih?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Pertemps
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.