Kompas.com - 11/03/2022, 17:47 WIB

Sementara di periode yang sama, Audemars Piguet berhasil meningkatkan harga jual rata-ratanya hampir Rp 77 juta.

Patek Philippe bahkan turun dari peringkat ke-4 pada tahun 2020 menjadi peringkat ke-6 pada tahun 2021.

Hal itu disebabkan oleh naiknya Longines yang meningkatkan produksinya sebesar 20 persen dari 1,5 juta jam tangan pada tahun 2020 menjadi 1,8 juta tahun lalu.

Secara keseluruhan laporan tersebut menunjukkan industri jam tangan telah pulih dari pandemi Covid-19.

Di antara banyaknya watchmaker, Rolex memang masih memperkuat posisinya yang sudah dominan dan punya pangsa pasar 28,8 persen yang naik dari 24,9 persen pada tahun 2020.

Brand  itu diperkirakan telah memproduksi lebih dari satu juta jam tangan pada tahun 2021, dengan penjualan eceran diperkirakan senilai Rp 186 triliun pada tahun 2021.

Sementara Cartier menyalip Omega untuk duduk pada posisi ke-2 dengan penjualan bersih mencapai Rp 36,7 triliun.

Jumlah itu masih lebih tinggi dari Omega yang mencapai penjualan bersih Rp 33,9 triliun.

Ada pun, Cartier memang meningkatkan produksinya sebesar 22 persen dari 490.000 jam tangan pada tahun 2020 menjadi 600.000 pada tahun 2021.

Sementara, Omega mengalami peningkatan jam tangan sebesar 14 persen, naik dari 500.000 menjadi 570.000.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.