Kompas.com - 15/03/2022, 07:27 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Berbagai peristiwa yang terjadi belakangan ini membuat kita lelah dan stres. Mulai dari pandemi, perubahan iklim, hingga perang antara Rusia dan Ukraina.

Kita tidak sendirian menghadapi masa-masa sulit ini. Banyak orang juga merasakan hal yang sama.

Menurut Ken Yeager, PhD, pakar ketahanan di Wexner Medical Center di Ohio State University, peristiwa terkini membuat banyak dari kita merasakan stres, kecemasan, dan ketakutan.

"Kita semua seperti sedang menonton kecelakaan kereta api, dan sangat sulit untuk berpaling," tuturnya, seperti dikutip laman The Healthy.

"Setiap orang harus menemukan cara untuk menghadapi masa-masa yang tidak pasti ini."

Beberapa orang merespons masa-masa ini dengan meningkatkan kewaspadaan, menelusuri berita dan menghubungi kerabat untuk menanyakan kondisi mereka.

Sebagian lain, kata Yeager, mengabaikan peristiwa yang terjadi dan mencoba menjalani hidup seperti biasa.

Baca juga: 12 Cara Menghilangkan Stres, Demi Kesehatan Mental yang Lebih Baik

Kedua strategi tersebut bisa menyebabkan kecemasan yang ekstrem. Lantas apa yang dapat kita lakukan?

Berikut tips yang dibagikan Yeager untuk bertahan di situasi yang memicu stres seperti sekarang.

1. Mengakui kekhawatiran kita

Ketakutan dan kekhawatiran bukan berarti menunjukkan kita lemah.

Yeager mengatakan, ketika kita merasakan ketakutan, sisihkan waktu untuk mengenali perasaan itu.

Kita dapat mencoba meditasi, membuat jurnal, atau berbicara dengan orang lain untuk membantu memproses kekhawatiran kita.

2. Berjalan-jalan ke luar rumah

Salah satu cara cepat untuk melawan perasaan negatif karena paparan peristiwa yang terjadi adalah dengan melangkahkan kaki keluar.

"Berjemurlah di bawah sinar matahari, ini adalah mood booster instan," kata Yeager.

3. Berolahraga

Beraktivitas di luar ruangan, atau melakukan semua jenis olahraga yang memacu jantung akan melepaskan hormon endorfin.

Hormon endorfin ini dapat meningkatkan suasana hati kita dan melawan stres.

Simpanlah ponsel ketika berolahraga, agar kita bisa melepaskan diri dari paparan berita.

Baca juga: Nyeri Dada karena Kecemasan, Apa Saja Tandanya?

4. Makan malam bersama orang yang dicintai

"Menghabiskan lebih banyak waktu bersama teman dan keluarga sangat ampuh menghilangkan kecemasan dan membantu kita untuk lebih terhubung dengan diri sendiri dan komunitas kita," terang Yeager.

Jika cuaca tidak mendukung untuk pergi makan keluar bersama orang terkasih, kita dapat menghubungi mereka via telepon atau pesan singkat.

5. Jangan mengecek ponsel terlalu sering

Jika kita terus-menerus mengecek berita dan media sosial, kebiasaan ini menyebabkan lebih banyak stres.

"Jadwalkan beberapa kali setiap hari untuk melihat ponsel dan kemudian menyimpan ponsel sementara waktu," catat Yeager.

"Simpanlah ponsel di ruangan lain atau di laci jika kita tergoda untuk melihat ponsel terlalu sering."

6. Membantu orang lain

Memberikan bantuan bisa mengurangi perasaan tertekan dan stres karena peristiwa di dunia.

Misalnya, menjadi sukarelawan, berdonasi, atau kegiatan lain yang bertujuan membantu orang lain.

Dengan demikian, kita tidak lagi merasa tertekan dan tidak berdaya menghadapi masa-masa sulit ini.

Baca juga: 6 Cara Kurangi Stres yang Terbukti secara Ilmiah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.