Kompas.com - 22/03/2022, 07:07 WIB

Apakah kiat tengah berada di titik di mana kita khawatir bahwa hubungan tersebut tak akan langgeng?

Intinya, hal ini bertujuan untuk menentukan apakah masalahnya adalah hal-hal pemecah hubungan atau bukan.

Baca juga: 3 Masalah Umum dalam Hubungan Percintaan dan Solusinya

Jika iya, kita bukan lagi butuh break, tapi putus.

  • Bicarakan tentang break dengan pasangan

Karena break dari hubungan melibatkan setiap pihak dalam pasangan, tentu kita harus mendiskusikannya.

Usahakan untuk mendiskusikannya secara langsung. Sebab, kita dapat melihat dan memahami bahasa tubuh serta tanda-tanda lainnya yang tidak bisa dilihat saat berbincang via ponsel,

Selain itu, melihat pasangan secara langsung dapat memastikan apakah kita masih memiliki perasaan padanya atau tidak.

  • Setujui kesepakatan yang dibuat

Bicaralah dengan pasangan dan tetapkan beberapa peraturan.

Misalnya, apakah kita bisa dekat dengan orang lain secara fisik? Bisakah kita berkencan dengan orang lain?

Jika jawabannya iya, seberapa sering kita boleh berkomuniakasi atau mengunjunginya?

Lalu, apakah kita dan pasangan perlu menghapus akun sosial media atau berhenti menjadi mutual friend untuk sementara waktu?

Baca juga: Trauma Masa Kecil Pengaruhi Cara Kita Mengatasi Konflik dalam Hubungan

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Pinkvilla
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.