Kompas.com - 22/03/2022, 07:07 WIB

KOMPAS.com - Putus dan mengakhiri hubungan tak selalu menjadi jalan keluar saat hubungan romansa sedang ada di masa sulit.

Terkadang, istirahat sementara alias “break” bisa dilakukan.

Ya, break adalah istirahat sementara dari semua hal yang berkaitan dengan hubungan asmara.

Artinya, kita beristirahat dari pertengkaran, komitmen, dan kewajiban untuk mengurus pasangan.

Apalagi, break juga bisa membawa dampak positif, seperti hubungan yang membaik dan lebih sehat.

Baca juga: Bercinta saat Marah, Apa Dampaknya bagi Hubungan?

Kendati demikian, tentu ini sangat bergantung pada bagaimana kita dan pasangan menetapkan aturan dan batasan.

DEngan demikian, kita dan pasangan dapat menjalani break dengan ekspektasi serupa.

Nah, jika terpikir untuk melakukan break dan ingin melakukannya dengan baik, ada empat tips agar break berjalan mulus.

  • Cari tahu mengapa perlu break

Cari tahu mengapa kita perlu break dengan mencoba melakukan soul searching atau memikirkannya dalam-dalam.

Apakah kita merasa hubungan kita dan si dia tak lagi semenyenangkan dulu?

Apakah kiat tengah berada di titik di mana kita khawatir bahwa hubungan tersebut tak akan langgeng?

Intinya, hal ini bertujuan untuk menentukan apakah masalahnya adalah hal-hal pemecah hubungan atau bukan.

Baca juga: 3 Masalah Umum dalam Hubungan Percintaan dan Solusinya

Jika iya, kita bukan lagi butuh break, tapi putus.

  • Bicarakan tentang break dengan pasangan

Karena break dari hubungan melibatkan setiap pihak dalam pasangan, tentu kita harus mendiskusikannya.

Usahakan untuk mendiskusikannya secara langsung. Sebab, kita dapat melihat dan memahami bahasa tubuh serta tanda-tanda lainnya yang tidak bisa dilihat saat berbincang via ponsel,

Selain itu, melihat pasangan secara langsung dapat memastikan apakah kita masih memiliki perasaan padanya atau tidak.

  • Setujui kesepakatan yang dibuat

Bicaralah dengan pasangan dan tetapkan beberapa peraturan.

Misalnya, apakah kita bisa dekat dengan orang lain secara fisik? Bisakah kita berkencan dengan orang lain?

Jika jawabannya iya, seberapa sering kita boleh berkomuniakasi atau mengunjunginya?

Lalu, apakah kita dan pasangan perlu menghapus akun sosial media atau berhenti menjadi mutual friend untuk sementara waktu?

Baca juga: Trauma Masa Kecil Pengaruhi Cara Kita Mengatasi Konflik dalam Hubungan

Tentu ini akan menjadi pembicaraan yang berat dan sulit dilakukan. Namun, menetapkan batasan saat berpisah sementara akan membuatnya terasa lebih mudah.

  • Manfaatkan waktu break untuk berkaca

Tetapkan beberapa tujuan saat waktu break ini apabila kita benar-benar ingin berjuang memperbaiki masalah dalam hubungan.

Tentu, kita ingin tahu apa yang akan menjadi fokus selama waktu break, dan apa strategi yang perlu dilakukan.

Namun, kedua belah pihak harus menyisihkan waktu untuk introspeksi. Sebab, kita juga tidak bisa memaksa seseorang untuk tetap bersama.

Baca juga: 7 Langkah demi Hubungan yang Langgeng

Jika hal itu muncul, mungkin hal itu pertanda bahwa hubungan tidak cocok.

Untuk itu, kita perlu mengambil beberapa tindakan agar break bermanfaat. Tentunya, jika tidak ingin hubungan terlihat sama seperti sebelumnya, apa yang harus dilakukan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Pinkvilla
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.