Kompas.com - 26/03/2022, 16:33 WIB

KOMPAS.com - Perut kembung paling sering disebabkan oleh masuk angin maupun maag.

Tapi, kebiasaan tidak mengontrol porsi dan sembarangan makan makanan juga dapat menyebabkan perut kembung.

Perut dapat terasa begah atau penuh gas karena fermentasi makanan yang membutuhkan waktu lama untuk diolah.

Makanan yang tersisa pada akhirnya akan menimbulkan banyak gas di dalam perut.

Makanan yang memicu perut kembung

Karena perut kembung dapat mengganggu, sebaiknya hal ini dicegah dengan cara selektif memilih makanan.

Agar tidak mengalaminya, simak makanan apa saja yang bisa sebabkan perut kembung dari ahli diet Cleveland Clinic, Beth Czerwony, MD berikut ini.

1. Kacang polong dan lentil

Perlu diketahui banyak jenis kacang -termasuk kacang polong dan lentil- yang kaya serat memiliki karbohidrat dan mengandung oligosakarida.

Oligosakarida sebenarnya adalah karbohidrat pendek yang tidak dicerna di dalam tubuh.

Zat makanan yang satu ini berfungsi untuk mendukung pertumbuhan bakteri yang baik di dalam usus.

Namun proses tersebut menyebabkan fermentasi yang menghasilkan banyak gas sehingga mengakibatkan perut kembung.

Jika ingin nekat memakan kacang polong atau lentil sebaiknya rendam dulu ke dalam air selama beberapa waktu.

Tujuannya supaya kacang polong dan lentil bisa mudah dicerna sebab oligosakarida sudah hilang.

Selain itu, penting juga untuk memilih lentil berwarna terang daripada yang gelap. Sebab, lentil berwarna terang lebih sedikit serat sehingga mudah dicerna.

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Perut Kembung, Bisa Dicoba di Rumah

Ilustrasi minum susuThe Humble Co./ Unsplash Ilustrasi minum susu

2. Produk susu

Susu bisa menyebabkan perut kembung bagi orang-orang yang tubuhnya tidak mampu mencerna laktosa.

Untuk yang belum tahu, laktosa merupakan salah satu karbohidrat yang bisa dijumpai dalam susu.

Ketidakmampuan tubuh mencerna laktosa bisa menimbulkan intoleransi laktosa dan masalah pencernaan lainnya.

Agar perut tidak kembung, ada baiknya hindari produk susu, seperti mentega, keju, es krim, dan yogurt.

Ilustrasi birThais Do Rio Ilustrasi bir

3. Minuman bersoda dan bir

Minuman bersoda dan bir tidak disarankan diminum jika orang-orang tidak ingin perutnya kembung.

"Ibaratkan mengocok soda dalam kaleng, itu yang akan terjadi di dalam tubuh saat diminum," kata Czerwony.

Gas yang dihasilkan dari minuman bersoda dan bir tentunya akan memenuhi ruang perut dan menimbulkan rasa kembung.

4. Biji-bijian

Biji-bijian memang kaya serat tetapi tidak mudah untuk larut atau terurai selama proses pencernaan.

Apabila tidak ingin perut kembung, jangan mengonsumsi protein gluten dalam gandum, gandum hitam, atau barli.

Jika tetap ingin memakan biji-bijian, jadikan oat sebagai alternatif makanan.

Baca juga: 9 Obat Rumahan untuk Mengatasi Perut Kembung

5. Sayuran cruciferous

Sayuran cruciferous yang terdiri dari brokoli, kubis mini, dan kembang kol dapat menyebabkan perut kembung.

Jadi untuk mengatasinya masaklah dulu sayuran-sayuran tersebut agar lebih mudah dicerna di dalam perut.

Jika tidak, cobalah untuk memakan sayuran lain, seperti bayam, zucchini, mentimun, dan asparagus.

Ilustrasi bawang bombai
Dok. Pexels/Michael Burrows Ilustrasi bawang bombai

6. Bawang bombay dan bawang putih

Bawang bombay dan bawang putih mengandung serat larut yang dikenal sebagai fruktan, yang dapat mendatangkan gangguan pada saluran pencernaan.

Sehingga, polimer fruktosa yang satu ini tidak disarankan untuk dikonsumsi bagi orang yang memiliki perut sensitif.

Bawang bombay dan bawang putih sebenarnya masih bisa dikonsumsi. Namun, masaklah dahulu keduanya dan jangan dimakan mentah-mentah.

Atau cara lainnya agar tetap aman dari perut kembung adalah menggunakan bubuk bawang bombay atau bawang putih.

7. Apel dan pir

Gula atau fruktosa yang membuat cita rasa buah menjadi lezat ternyata mempersulit pencernaan dan menyebabkan kembung.

Apel dan pir juga mengandung tinggi serat yang sulit diproses jika kulitnya ikut dimakan.

Untuk itu, sebaiknya kupaslah dulu kulit apel dan pir. Atau konsumsilah buah-buahan ain, seperti pisang beri, dan jeruk.

Baca juga: 17 Cara Mengatasi Perut Kembung yang Bisa Dicoba di Rumah

8. Pemanis buatan

Tubuh sebenarnya dibekali kemapuan untuk mencerna makanan yang alami.

Jadi, jika tubuh mendapat asupan mengandung pemanis buatan tentu akan membuatnya sulit dicerna.

Makanan manis masih bisa dikonsumsi, namun hindari yang mengandung pemanis buatan.

ilustrasi steak barbeque. SHUTTERSTOCK/christianthiel.net ilustrasi steak barbeque.

9. Makanan berlemak

Makanan tinggi lemak yang telah digoreng membutuhkan banyak waktu untuk dicerna di dalam perut.

Itulah sebabnya rasa kenyang lebih cepat terasa jika hidangan berlemak disantap.

Tips mengatasi perut kembung

Czerwony memiliki sejumlah saran agar orang-orang dapat terhindar dari perut kembung saat makan walau makanan-makanan yang disebutkan sudah dihindari.

Berikut ini saran yang diberikan Czerwony.

  • Kontrol porsi makanan
  • Kunyahlah makanan hingga berbentuk kecil supaya mudah dicerna
  • Minumlah banyak cairan agar tetap terhidrasi dan memperlancar saluran pencernaan
  • Makan tepat waktu
  • Perhatikan dan menyesuaikan perubahan pola makan
  • Berjalan-jalan agar makanan yang disantap bisa bergerak.

Baca juga: 12 Makanan yang Bisa Bantu Redakan Perut Kembung

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.