Kompas.com - 28/03/2022, 09:54 WIB

KOMPAS.com - Sosok Pak Ribut, seorang guru di Lumajang, Jawa Timur, beberapa hari belakangan viral di media sosial.

Ia memang kerap mengunggah kesehariannya saat mengajar di akun TikTok miliknya, yang kemudian beredar luas.

Pasalnya, interaksinya dengan sejumlah muridnya yang masih duduk di bangku SD itu begitu menarik perhatian publik.

Hubungan guru dan murid yang dijalin Pak Ribut dinilai hangat, penuh kasih sayang sekaligus kocak.

Baca juga: Usia Berapa Anak Perlu Mendapatkan Pendidikan Seks?

Sayangnya, kritikan muncul ketika pria bernama lengkap Ribut Santoso ini dianggap memberikan edukasi seksual yang terlalu vulgar.

Diketahui lewat salah satu cuplikan di media sosial, ia memang tengah menjelaskan soal penyimpangan seksual Kaum Sodom pada muridnya.

Edukasi seksual untuk anak usia sekolah, seperti disampaikan Pak Ribut

Pendidikan seksual memang seringkali masih menjadi hal yang tabu disampaikan, baik di sekolah maupun di rumah.

Padahal materi ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman akan tubuhnya sekaligus menjaga dari risiko kekerasan seksual yang kini makin marak.

Dikutip dari situs Raising Children Australia, tidak ada usia yang terlalu dini untuk mulai memberikan pendidikan seks bagi anak.

Percakapan yang terbuka dan jujur adalah dasar agar anak bisa membuat pilihan yang lebih sehat dan amat soal seksualitasnya di masa depan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.