Kompas.com - 28/03/2022, 11:57 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Banyak yang mengatakan bahwa millennial dan Gen-Z merupakan produk “gagal’” pola asuh orang tuanya.

Generasi ini kerap dianggap sulit bertanggung jawab dalam pekerjaan karena terlalu sering mendapatkan pujian sepanjang hidupnya.

Kesulitan menangani generasi ini bertambah saat performa mereka tidak memenuhi standar dan manager perlu melakukan pelatihan yang sulit.

Rupanya untuk menghindarkan anak menjadi orang dewasa yang buruk dan tidak bisa bertanggung jawab, ada yang harus dilakukan orangtua.

Dilansir dari Inc, kuncinya adalah membuat anak paham bahwa semua keputusan yang dibuat memiliki konsekuensi, entah itu baik atau buruk.

Misalnya, saat anak tidak mau merapikan kamarnya, konsekuensinya adalah ia tak boleh menonton TV.

Hasilnya, anak akan merapikannya.

Memang, mungkin orangtua akan merasa kasihan dan tak ingin membuat hidup anaknya susah sehingga tak tega untuk memberi hukuman.

Namun jika ingin mengajari anak bahwa keputusan memiliki konsekuensi, orangtua perlu tegas dan memenuhi janjinya.

Jadi, jika anak menolak untuk membereskan kamarnya, segera cabut kabel TV atau konsol game favoritnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Inc.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.