Kompas.com - 01/04/2022, 14:06 WIB
|
Editor Wisnubrata

Saat itulah ia merancang sebuah koper dengan penutup datar yang dapat ditumpuk. Ini merupakan inovasi yang benar-benar baru di abad tersebut.

Sebab, kebanyakan koper yang tersedia memiliki penutup melengkung yang membuat kopernya mudah tergelincir saat diletakkan.

Sementara itu, koper Louis Vuitton memiliki fitur kedap udara dan tahan air berkat material kanvas yang dihias dengan aksen kulit serta dirancang khusus anti-maling, lengkap dengan strap kunci yang kuat.

Hanya beberapa tahun setelah mendirikan tokonya, Louis Vuitton mulai mengembangkan markas besarnya di Paris.

Pada tahun 1859, bengkel pembuatan koper dipindahkan ke Asnieres, sebuah desa yang terletak di barat laut Paris, dan saat ini menjadi pusat merek tersebut.

Di situlah perusahaan terus berinovasi, selain mengajukan paten untuk engsel dan gesper khusus, adopsi awal bahan dan teknologi baru Louis Vuitton membantu menegaskan dominasinya di pasar koper perjalanan.

Tak butuh waktu lama, koper buatan Louis Vuitton yang dilengkapi dengan laci serbaguna itu cukup laris dan dipakai orang saat bepergian dengan kapal uap kelas suite hingga kereta api kelas satu.

Entah bagaimana caranya, koper-koper ini sering terpampang di bagasi kapal uap dan kereta api sehingga menarik banyak klien kaya.

Tak terkecuali istri Napoleon II hingga Permaisuri Euginie de Montijo yang memesan sejumlah jenis koper untuk menyimpan barang-barang pribadinya.

Berbekal pengalaman dan pemahamannya seputar lini bisnis adibusana dan berbagai rencana ke depan, membuat dirinya menciptakan berbagai koper yang berhubungan dengan perjalanan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.