Kompas.com - 05/04/2022, 20:00 WIB

KOMPAS.com - Puasa di Bulan Ramadhan memberikan banyak manfaat kesehatan namun juga kerap memicu bau mulut.

Kondisi ini tentunya membuat kita tidak percaya diri khususnya saat harus berinteraksi dan beraktivitas dengan orang lain.

Bau mulut yang terjadi ketika sedang puasa disebabkan minimnya aliran air liur akibat kita tidak makan dan minum selama seharian.

Air liur memainkan peran penting dalam melindungi mulut dan mengurangi pertumbuhan bakteri.

Baca juga: Obat Kumur Tak Cukup untuk Cegah Bau Mulut Saat Puasa, Mengapa?

Maka ketika berpuasa, kita memiliki perlindungan yang lebih sedikit terhadap bakteri sehingga menyebabkan bau mulut,

Bakteri menghasilkan gas yang mengeluarkan aroma tidak sedap, sehingga dapat menyebabkan bau mulut.

Penyebab bau mulut saat puasa

Selain kondisi mulut yang kering karena tidak makan dan minum, ada banyak faktor lain yang bisa memicu aroma tidak sedap selama puasa.

Kebersihan gigi dan mulut yang buruk bisa menjadi pemicunya termasuk kebiasaan jarang menyikat gigi dan membersihkan lidah.

Adanya gigi berlubang, gingivitis (penyakit gusi), dan stomatitis, dan sariawan juga bisa menjadi penyebabnya.

Baca juga: Cara Merasakan Bau Mulut Sendiri dan Tips Mengatasinya

Kita juga berisiko mengalami bau mulut saat berpuasa ketika memiliki riwayat penyakit asam lambung tinggi (GERD), diabetes, penyakit ginjal, masalah hati, atau infeksi saluran pernapasan.

Kebiasaan merokok, mengunyah produk berbahan dasar tembakau, dan mengonsumsi alkohol juga membuat aroma mulut kita tidak sedap.

Peralatan gigi yang tidak terpasang dengan benar, seperti kawat atau tambalan, serta infeksi jamur pada mulut juga membuat kita rentan mengalami bau mulut.

Tips menghilangkan bau mulut saat berpuasa

Berkumur dengan mouthwash bisa membunuh bakteri yang menyebabkan lidah menjadi putih.FREEPIK Berkumur dengan mouthwash bisa membunuh bakteri yang menyebabkan lidah menjadi putih.
Saat berpuasa di Bulan Ramadhan, kita bisa mencegah bau mulut dengan makan lebih banyak buah dan sayuran.

Asupan kaya nutrisi ini dapat meningkatkan produksi air liur dan mengekang perkembangan bakteri penyebab bau mulut.

Baca juga: Tips Puasa Agar Semangat dan Tetap Fokus Bekerja di Kantor

Hindari makanan asin, gorengan, manis dan lengket saat maupun sesudah berbuka puasa.

Makanan atau minuman yang mengandung gula tinggi dapat merangsang pertumbuhan bakteri, yang menyebabkan bau mulut.

Kurangi asupan diuretik seperti kopi, teh, soda, dan semua minuman berkafein lainnya agar mulut lebih segar.

Pastikan untuk minum banyak air selama berbuka puasa dan jaga kebersihan mulut dengan obat kumur bebas alkohol.

Sikat gigi secara menyeluruh sebelum tidur di malam hari da setelah sahur juga sangat disarankan.

Bisa juga membersihkan lidah menggunakan pengikis lidah atau sikat gigi terpisah guna memastikan terjauh dari bau tidak sedap di mulut.
Baca juga: Membersihkan Lidah, Bukan Cuma Demi Mencegah Bau Mulut

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.