Kompas.com - 06/04/2022, 03:03 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Menyeruput secangkir kopi tak hanya bisa menghilangkan kantuk, tapi juga dapat mengembalikan energi serta fokus untuk menjalani segudang aktivitas.

Namun penikmat kopi harus menyiasati kebiasaan ini khususnya selama bulan Ramadhan agar tidak mengganggu ibadah puasa.

Pasalnya minuman berkafein seperti kopi dapat menyebabkan tubuh dehidrasi, sehingga kita harus tahu bagaimana sebaiknya minum kopi selama bulan puasa.

Baca juga: Kenapa Minum Kopi Bikin Sakit Perut? Begini Penjelasan Ahli

dr Tirta Prawita Sari, MSc, SpGK dari RS Pondok Indah, Pondok Indah, Jakarta punya siasat cara jitu untuk menikmati secangkir kopi selama Ramadhan. Apa saja?

1. Kurangi takarannya

dr Tirta Prawita menjelaskan, orang-orang yang sudah terbiasa mengonsumsi kopi sebetulnya boleh saja untuk melanjutkan kebiasaan ini, asal takarannya dikurangi.

"Jika biasanya mengonsumsi kopi sebanyak dua sendok teh. Maka dikurangi menjadi satu sendok teh," paparnya.

Hal ini tentu bertujuan agar mengurangi efek samping kopi yang dapat membuat tubuh kelebihan kafein.

2. Hindari minum kopi saat sahur

Para penikmat kopi harus memahami bahwa minuman dengan rasa pahit ini bersifat diuretik.

Artinya, kandungan kopi dapat meningkatkan produksi urine yang membuat tubuh lebih sering buang air kecil.

Kondisi ini dapat menyebabkan lebih cepat dehidrasi, karena pada saat puasa kita membatasi asupan cairan tubuh sampai waktu berbuka puasa.

dr Tirta Prawita menyarankan untuk menghindari minum kopi saat sahur.

"Jika tidak perlu benar minum kopi, maka tidak perlu minum kopi saat sahur," lanjutnya.

Baca juga: Minum Kopi Setiap Hari demi Jantung Sehat dan Umur Panjang

3. Hindari minum kopi saat perut kosong

Dalam hal ini mengacu pada saat berbuka puasa. Sebaiknya hindari minum kopi ketika perut belum terisi dengan makanan.

Minum kopi dalam keadaan perut kosong dapat membuat sistem pencernaan meningkatkan kadar asam lambung.

Cairan ini bersifat korosif yang ketika dibiarkan tanpa ada makanan yang diproses dalam lambung, maka dapat membuat lambung menjadi iritasi.

Peningkatan asam lambung ini juga dapat membuat perut terasa tidak nyaman, mual dan sejumlah gangguan pencernaan lain seperti maag hingga gastroesophageal reflux disease atau Gerd.

4. Tetap mengonsumsi makanan sehat

Menyiasati kebiasaan minum kopi selama Ramadhan harus diseimbangkan dengan pola makan sehat yang tepat.

Menurut dr Tirta Prawita, asupan makanan sehat ini menjadi bekal untuk tubuh agar tetap fit dalam menjalani ibadah puasa Ramadhan.

Misalnya dengan memastikan tubuh mengonsumsi asupan protein dan serat yang cukup, lemak yang baik, mengurangi makanan olahan, hingga mencukupi kebutuhan cairan tubuh di waktu sahur dan berbuka puasa. 

Baca juga: Cara Membuat Kopi Cold Brew Sederhana ala Rio Dewanto

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.