Untar untuk Indonesia
Akademisi

Platform akademisi Universitas Tarumanagara guna menyebarluaskan atau diseminasi hasil riset terkini kepada khalayak luas untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

La Sape di Kongo Vs “BPJS” di Indonesia

Kompas.com - 15/04/2022, 09:43 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Bagaimana dengan di Indonesia ? Di Indonesia sendiri mungkin tidak ada komunitas seperti ini. Tetapi di Indonesia ada istilah “kaum BPJS”.

BPJS yang seharusnya adalah singkatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial diplesetkan menjadi “Budget Pas-pasan Jiwa Sosialita”, sebutan untuk orang dengan dana terbatas, tetapi bergaya sosialita, bergaya hidup mewah.

Pendapatan yang mestinya pas-pasan cukup untuk hidup, dipaksa digunakan untuk tampil hedon, glamor, membeli barang mewah, nongkrong di cafe-cafe mahal, dll, demi gengsi, penampilan dan dianggap sebagai kaum sosialita.

Mereka yang masuk dalam kekompok ini, rela mengurangi pemenuhan kebutuhan pokok secara extrem, “rela tidak makan demi barang mewah” dan tidak jarang juga menghalalkan segala cara. Mirip juga kan dengan para Sapeur di Kongo?

Tidak ada yang salah dengan keinginan hidup mewah, glamour, membeli barang mewah, tetapi tentunya harus diimbangi dengan kemampuan finansial.

Tanpa kemampuan finansial yang kuat, seseorang dapat terlibat dalam berbagai kesulitan apabila memaksakan diri.

Kesulitan ekonomi, terlilit hutang, bermasalah dengan orang sekitar, bahkan terlibat tindak kriminal.

Orang dalam kelompok ini biasanya juga tidak memiliki tabungan, investasi, dan cadangan dana. Semua habis hanya untuk membiayai gaya hidup. Perilaku yang jelas merugikan.

Lebih baik bergaya semampunya saja. Jangan hidup dalam kepura-puraan, pura-pura miskin atau pura-pura kaya.

*Meike Kurniawati, Dosen Psikologi UNTAR

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.