Dalam melamar hampir semua pekerjaan, kita pasti dituntut untuk mengikuti semacam tes.
Meskipun mengikuti tes mungkin bukan aktivitas favorit kita, itu menguntungkan kita dan calon atasan kita.
Calon atasan biasanya dapat melihat apakah kita memiliki keterampilan, pendidikan, dan pengalaman yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan itu, serta bagaimana kita dapat melihat sekilas apa yang mungkin kita lakukan jika kita dipekerjakan.
Baca juga: Tak Bisa Jawab Pertanyaan Saat Wawancara Kerja? Ini Siasatnya...
Tetapi, jika kita diberikan terlalu banyak tes — dan kita mulai merasa seperti melakukan beberapa pekerjaan secara gratis untuk perusahaan yang belum pernah memperkerjakan kita — inilah waktunya untuk tidak mengambil pekerjaan tersebut.
Melihat permintaan karyawan yang tinggi dapat menunjukkan, perusahaan mengalami kesulitan memertahankan karyawannya atau sulit untuk menemukan orang yang tepat untuk sebuah posisi.
Dalam kasus lain, permintaan karyawan yang tinggi juga dapat menunjukkan bahwa pergantian karyawan sering kali menimbulkan masalah.
Meskipun kita dapat bertanya kepada manajer perekrutan apa yang terjadi, kita juga bisa membuka profil LinkedIn orang-orang yang pernah bekerja di sana untuk melihat berapa lama mereka bertahan.
Atau, periksa situs-situs ulasan perusahaan untuk melihat apakah banyak orang yang bermasalah dengan pekerjaan mereka.
Baca juga: Gugup Saat Wawancara Kerja, Ini 3 Cara Jitu Mengatasinya
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.