Kompas.com - 18/04/2022, 06:53 WIB

KOMPAS.com - Ketika ingin memelihara hewan, -mungkin, ular bukanlah pilihan pertama yang terlintas dalam benak banyak orang.

Binatang melata ini sama sekali tidak imut, tidak memiliki sisi emosional, dan bukan binatang yang senang dimanjakan layaknya kucing atau anjing.

Tetapi ada bukti yang menunjukkan, king cobra mempunyai kecerdasan di atas rata-rata untuk seekor ular. Kok bisa?

Berikut adalah poin-poin yang menjelaskan mengapa king cobra termasuk ular paling cerdas di muka bumi ini.

Baca juga: Bukan Cuma Satu, Terdapat 4 Spesies King Cobra di Dunia

  • Pola membuat sarang

Seperti dikutip laman A-Z Animals, king cobra betina merupakan satu-satunya ular di dunia yang membangun sarang.

King cobra betina akan mengumpulkan ranting dan daun ke dalam sebuah tumpukan.

Kemudian, induk king cobra akan duduk di atas sarang dan mengerami telur-telurnya.

Biasanya, king cobra akan menghindar dari situasi yang tidak menguntungkan bagi binatang tersebut.

Namun hal ini tidak berlaku jika king cobra betina sedang menjaga sarangnya.

Ular itu akan menyerang dan memprovokasi jika ada binatang lain atau manusia yang terlalu dekat dengan sarang tersebut.

Segera setelah bayi menetas, induk king cobra akan meninggalkan anak-anaknya untuk hidup mandiri.

Tampaknya, upaya ini dilakukan sang induk untuk mencegah bayi-bayi itu "terlahap" secara tidak sengaja. Sebab, king cobra tergolong sebagai ular yang memakan ular lain.

Bentuk telur ular sangat fleksibel, tidak seperti telur burung. Fleksibilitas itu membuat telur-telur king cobra tidak mudah rusak dan terhindar dari goresan ketika diduduki oleh induknya.

Baca juga: Serupa tapi Tak Sama, Ini Bedanya King Cobra Vs Cobra

  • Tidak menggunakan metode berburu yang sama

King kobra dapat berburu dengan berbagai cara yang berbeda, tidak mengulangi strategi yang sama seperti ular lain.

King cobra akan mendekati setiap mangsa dengan cara yang sesuai untuk situasi tertentu dan akan menggunakan serangkaian metode penyerangan.

Sebagian besar ular menyerang secara spontan, sedangkan king cobra memerhitungkan segala tindakan yang diambil.

Ular itu memerlukan waktu sebelum melancarkan satu serangan untuk menaklukkan mangsa atau menyelamatkan diri dari ancaman.

  • Mampu mengenali pawang atau penjinak

King cobra dapat mengenali pawang atau penjinaknya melalui aroma. Kemampuan king cobra untuk mendeteksi aroma pawang terdapat di bagian lidah.

Lidah itu akan menekan bagian ceruk atau lubang antara mata dan mulut ular yang berfungsi sebagai sensor panas (disebut organ Jacobson).

Dengan menekan bagian lidah ke area tersebut, king cobra dapat membedakan beberapa aroma yang tercium di lingkungan sekitar.

King cobra belajar mengenali aroma manusia yang menyediakan makanan dan merawatnya, dan binatang itu akan merasa santai ketika mendeteksi kehadiran pawang atau penjinaknya.

Baca juga: 8 Predator Alami Ular Cobra

  • Bisa beradaptasi dengan situasi

Seorang ilmuwan di era 50an menemukan fakta, bahwa sejumlah king cobra yang mengalami kondisi kelebihan sisik di bagian mata, dapat beradaptasi saat menjalani operasi. 

Ketika tindakan pertolongan untuk menyingkirkan sisik sedang berlangsung, ular tersebut dapat memposisikan diri sedemikian rupa, seakan sadar untuk mempermudah operasi.

Ular-ular tersebut didapati memposisikan diri pada posisi yang proper, sehingga operasi bisa berjalan lebih mudah.

Singkatnya, diyakini bahwa king cobra tersebut mengetahui sedang mendapat pertolongan manusia.

Sifat semacam inilah yang tidak ditemui di sebagian besar reptil lain. Bahkkan, ini adalah karakteristik yang tidak terlihat di hampir semua reptil lainnya.

  • Tidak sama

Antropomorfisme adalah istilah untuk merujuk pada kecenderungan melekatkan karakteristik, motif, emosi, dan perilaku manusia pada makhluk yang bukan manusia (seperti hewan).

Kecenderungan ini biasanya dilakukan pemilik anjing dan kucing yang ingin agar hewan peliharaanya terlihat gemuk atau berisi.

Sebaiknya, jangan menerapkan cara ini pada ular. Sebab, ular bisa bertindak seakan-akan sedang lapar, tetapi belum tentu ular itu benar-benar merasa lapar.

Baca juga: Termasuk King Cobra, Ini 6 Ular Paling Berbahaya di Dunia

Apa yang dilakukan ular merupakan insting hewan. Ular berusaha mendapatkan lebih banyak makanan dan diciptakan untuk menganggap makanan adalah sesuatu yang langka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.