Kompas.com - 19/04/2022, 14:40 WIB

KOMPAS.com - Menggoreng menjadi metode memasak favorit bagi banyak orang. 

Proses ini biasanya melibatkan pan atau wajan sebagai perkakasnya.

Meski wajan dilengkapi material yang katanya antilengket, tapi jika tidak digunakan dengan tepat, sejumlah kebiasaan bisa membuat wajan jadi cepat rusak.

Salah satunya adalah memanaskan wajan dan minyak goreng secara bersamaan.

Baca juga: Hemat Minyak Goreng, Berapa Kali Boleh Dipakai Ulang untuk Memasak?

"Kesalahan yang paling sering dilakukan orang-orang adalah menuang minyak di wajan."

"Kemudian kompor baru dinyalakan dan menunggu semuanya panas bersamaan," kata Chef Beng, saat ditemui Kompas.com, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Menurut Chef Beng, kebiasaan tersebut bisa membuat proses menggoreng menjadi tidak efisien dan membuat makanan serta wajan yang digunakan cepat rusak. Mengapa demikian?

Ketika wajan dan minyak dipanaskan dalam waktu bersamaan, maka panas yang dihasilkan cenderung tidak stabil.

Hal ini bisa membuat makanan yang dimasak menjadi lebih mudah lengket di wajan dan berkerak.

Misalnya pada makanan seperti ikan yang digoreng di wajan, saat ikan itu lengket, maka akan lebih mudah hancur saat dibalik.

Baca juga: Menggoreng dengan Minyak Kelapa, Apakah Bakal Tetap Gurih dan Renyah?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.