Medio by KG Media
Siniar KG Media

Saat ini, aktivitas mendengarkan siniar (podcast) menjadi aktivitas ke-4 terfavorit dengan dominasi pendengar usia 18-35 tahun. Topik spesifik serta kontrol waktu dan tempat di tangan pendengar, memungkinkan pendengar untuk melakukan beberapa aktivitas sekaligus, menjadi nilai tambah dibanding medium lain.

Medio, sebagai bagian dari KG Radio Network yang merupakan jaringan KG Media, hadir memberikan nilai tambah bagi ranah edukasi melalui konten audio yang berkualitas, yang dapat didengarkan kapan pun dan di mana pun. Kami akan membahas lebih mendalam setiap episode dari channel siniar yang belum terbahas pada episode tersebut.

Info dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id

Yuk, Ajak Anak Salurkan Rasa Penasarannya dengan Mencoba Hal Baru!

Kompas.com - 20/04/2022, 06:00 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Fauzi Ramadhan dan Ristiana D. Putri

KOMPAS.com - Dalam proses tumbuh kembangnya, emosi dan kognisi anak akan turut mengalir seiring berjalannya waktu. Ia akan mencoba mengutarakan bermacam perasaan, seperti takut, senang, atau bingung.

Selain itu, anak juga mencoba untuk memahami dunia melalui rasa keingintahuannya. Ia jadi banyak melihat, merasakan, dan mempertanyakan apa yang ada di sekelilingnya.

Oleh karena itu, jangan kaget jika anak menjadi sangat senang untuk mencoba hal-hal baru, seperti yang dialami oleh Momo si monyet kecil dalam siniar (podcast) Dongeng Pilihan Orangtua episode “Dongeng Bahaya di Lembah Belukar”.

“Dongeng Bahaya di Lembah Belukar” merupakan kolaborasi Medio by KG Media bersama Puty Puar, Founder Buibu Baca Buku Book Club, dalam rangka menyambut Hari Dongeng Sedunia pada 20 Maret lalu.

Perlu diketahui, ketika anak sudah berada di dalam tahap tumbuh kembang tersebut, orangtua harus dengan sabar membimbingnya.

Sebab, berbagai manfaat kelak akan dirasakan anak ketika ia sudah dewasa.

Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk membimbing anak dalam menyalurkan rasa penasarannya?

Merangkum Big Life Journal dan Children First Canada, berikut yang bisa dilakukan oleh orangtua.

Beri Contoh yang Baik

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah memimpin anak dengan memberikan contoh yang baik.

Mereka belajar dengan apa yang dilihat. Bahkan, hal ini dilakukan sejak masih bayi.

Baca juga: Olahraga Dapat Meningkatkan Konsentrasi dan Kualitas Hidup Anak-anak

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menemani ketika mereka sedang berusaha mencoba hal baru. Berikan contoh sehingga anak dapat meniru dan memahami bagaimana hal itu bekerja.

Bermain Role-play

Bermain role-play atau tokoh-tokohan dapat membantu anak agar berani menyalurkan rasa ingin tahunya serta mencoba hal baru.

Cobalah untuk membuat role-play dengan berpura-pura sebagai penjelajah, pahlawan super, petualang, atau semacamnya.

Temukan Anak dengan Lingkungan Baru

Setiap harinya, kita selalu menemui orang atau permasalahan baru, anak pun kelak demikian.

Dengan memperkenalkan anak ke lingkungan baru, misalnya ke taman, panti asuhan, atau kebun binatang, rasa ingin tahu mereka akan terus berkembang. Bahkan, dengan sendirinya mereka akan berusaha untuk mencoba hal-hal baru di lingkungan tersebut.

Beri Apresiasi dan Suportif

Jangan lupa untuk mengapresiasi dan memberikan dukungan kepada anak dari setiap langkah kecil yang ia miliki.

Namun, apabila si anak sedang semangat mencari tahu ketika orangtua sibuk bekerja, kita harus bisa tetap memberikan dukungan dan pengertian untuk mereka.

Orangtua bisa menjelaskan alasan kesibukannya dan meminta anak untuk menunggu. Akan tetapi, jangan lupa untuk menepatinya, ya.

Sesekali, sempatkan juga menanyakan kabar anak. Dengan begitu, anak akan terus berani untuk menyalurkan rasa ingin tahunya, tanpa adanya penghakiman dan hambatan.

Episode podcast Dongeng Pilihan Orangtua bertajuk “Dongeng Bahaya di Lembah Belukar” mengisahkan Momo, seekor monyet kecil yang penasaran untuk memasuki Lembah Luka Belukar. Tempat tersebut sering menjadi tempat ujian para harimau dewasa.

Waduh, apakah Momo akan benar-benar pergi kesana, ya?

Dengarkan “Dongeng Bahaya di Lembah Belukar”, sebuah kolaborasi Medio by KG Media bersama Puty Puar, Founder Buibu Baca Buku Book Club, dalam rangka menyambut Hari Dongeng Sedunia di Spotify!

Baca juga: Literasi Keuangan melalui Dongeng dan Permainan

Selain itu, dengarkan pula dongeng anak lainnya dalam podcast Dongeng Pilihan Orangtua setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat di Spotify atau akses melalui tautan berikut https://dik.si/dpo_bahaya.

Baca juga: Seberapa Efektif Buku Dongeng Berbahasa Asing pada Balita?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.