Kompas.com - 22/04/2022, 16:00 WIB

KOMPAS.com - Mendidik anak untuk lebih disiplin bukanlah pekerjaan yang mudah bagi para orangtua.

Terkadang, saat orangtua mencoba untuk membuat anak-anaknya lebih disiplin dan lebih teratur, mereka justru membuat kekeliruan yang tidak disadari.

Nah, untuk mengetahuinya lebih lanjut, simak beberapa kesalahan terbesar yang sering kali dilakukan oleh orangtua saat mendisiplinkan anak, berikut ini.

1. Memarahi anak di depan umum

Sebagai orangtua, kita selalu ingin mengatasi perilaku anak yang tampaknya berbahaya.

Tetapi, psikolog Erica Reischer mengatakan, sebisa mungkin kita tidak mendisiplinkan anak dengan cara memarahinya di depan orang lain.

Baca juga: Yosi Mokalu Berbagi Pengalaman soal Memarahi Anak

"Ketika kita melakukan itu, anak mungkin lebih fokus pada siapa yang mendengar percakapan daripada apa yang kita coba ajarkan," kata dia.

Dia pun menyarankan untuk mencari tempat pribadi, di mana kita bisa membicarakannya dengan lebih baik pada anak.

Namun, apabila kita tidak dapat menemukan ruang untuk berbicara pada saat itu, tunjukkan secara singkat perilaku buruk dia, dan beri tahu bahwa kita akan mendiskusikannya setelah berada di rumah.

2. Memberikan instruksi yang tidak jelas

Kita mungkin sudah sering memberi tahu anak kita untuk melakukan hal-hal secara teratur. Tapi, mengapa mereka terus melakukan kesalahan?

Percaya atau tidak, anak kita mungkin tidak benar-benar memahami apa yang kita minta dari mereka.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Parents
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.