Kompas.com - 04/05/2022, 09:00 WIB

KOMPAS.com - Beberapa orang mungkin khawatir saat kucing peliharaannya pergi bermain ke luar rumah. Rasa takut jika kucing pergi bermain terlalu jauh dan tidak kembali ke rumah pun membayangi.

Namun, kita tak perlu khawatir. Sebab, berdasarkan studi yang dilakukan oleh para peneliti di Norwegian University of Life Sciences (NMBU), mayoritas kucing hanya akan pergi bermain di sekitar rumah saja.

Studi yang diterbitkan di jurnal Scientific Reports tersebut mengatakan, tim peneliti mengungkap hal tersebut dengan memantau perjalanan sekitar 100 kucing di Norwegia Timur dengan teknologi GPS.

“Tujuannya adalah untuk memetakan pergerakan seluruh populasi kucing peliharaan dalam area yang sama,” ujar salah satu profesor di NMBU, Richard Bischof.

Baca juga: Apakah Mainan Laser Aman bagi Kucing?

Semua kucing yang diteliti tersebut tinggal di lingkungan kecil, dan para peneliti menemukan bahwa rata-rata kucing hanya melakukan perjalanan sejauh 49 meter di luar rumah. Itu dilakukan kucing sekitar 79 persen dari total waktu bermainnya.

Jika dijumlahkan, rata-rata jarak yang ditempuh kucing saat bermain di luar rumah hanya 352 meter saja.

"Beberapa kucing melakukan perjalanan yang relatif jauh, terkadang beberapa kilometer, tetapi itu adalah pengecualian," kata Bishof.

"Sejauh yang kami tahu, tidak ada yang pernah melacak kucing sebanyak itu di satu area kecil. Ini memungkinkan kami untuk menunjukkan seperti apa populasi kucing domestik dalam ruang dan waktu," tambahnya.

Tim peneliti juga menyebutkan bahwa penelitian di masa depan akan membantu mengetahui lebih lanjut tentang "catscapes" (area yang digunakan semua kucing di lingkungan hidup) dan bagaimana kucing berinteraksi dengan lingkungannya.

"Salah satu topik menarik untuk studi lebih lanjut tentu saja efeknya pada satwa liar setempat," kata profesor dan manajer proyek penelitian, Torbjørn Haugaasen.

"Kami tidak memiliki kesempatan untuk memasukkannya dalam proyek ini, tetapi di masa depan, kami juga ingin melihatnya lebih dekat," tmbah Haugaasen.

Baca juga: Napas Kucing Berbau Tak Sedap, Pertanda Apa?

Namun, untuk saat ini, orang-orang sudah cukup senang karena mendapat kesempatan untuk memelajari lebih lanjut tentang perilaku kucing peliharaannya.

“Orang-orang jelas sangat ingin tahu tentang apa yang dilakukan kucing mereka saat bermain keluar. Minat tentang itu sangat tinggi," tambah Haugaasen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.