Kompas.com - 06/05/2022, 18:34 WIB

KOMPAS.com - Setelah menikmati kopi, umumnya seseorang akan langsung membuang ampasnya.

Kebiasaan ini mungkin dilakukan semua orang tanpa pikir panjang, termasuk kita.

Namun, mulai saat ini sebaiknya kita tidak membuang ampas kopi begitu saja.

Sebab, rupanya ampas kopi memiliki banyak manfaat, dan menjadi kompos serta pupuk bagi tanaman, yang akan berguna bagi pertumbuhan tanaman-tanaman hias kesayangan kita.

Lantas, bagaimana cara melakukannya?

Dilansir dari Gardening Know How, berikut caranya.

Ampas kopi sebagai kompos

Menjadikan ampas kopi sebagai kompos akan memberikan beberapa manfaat bagi kebun kita.

Salah satunya, membantu menambah nitrogen ke tumpukan kompos kita.

Membuat kompos dari ampas kopi juga cukup mudah, hanya perlu membuangnya langsung ke tumpukan kompos kita.

Bahkan, filter kopi pun dapat dibuat jadi kopmpis.

Namun, perlu diingat jika ampas kopi dianggap sebagai kompos hijau (kompos yang kaya akan nitrogen dan protein), sehingga masih membutuhkan kompos coklat (kompos kaya karbon dan karbohidrat).

Baca juga: Ketahui Dua Jenis Sampah untuk Pupuk Kompos Berkualitas

Ampas kopi sebagai pupuk

Ampas kopi juga dapat ditaburkan langsung ke tanah dan digunakan sebagai pupuk.

Namun perlu diingat, meski ampas kopi akan menambah nitrogen ke kompos, namun tidak akan langsung menambahkan nitrogen ke tanah.

Jadi, jika menggunakannya sebagai pupuk, ampas kopi akan menambahkan bahan organik ke tanah, yang meningkatkan drainase, retensi air, dan aerasi di dalam tanah.

Ampas kopi bekas juga akan membantu mikroorganisme yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman serta menarik cacing tanah.

Ilustrasi penggunaan ampas kopi sebagai pupuk tanaman. SHUTTERSTOCK/NOR GAL Ilustrasi penggunaan ampas kopi sebagai pupuk tanaman.
Banyak orang meyakini bahwa bubuk kopi akan menurunkan pH (atau meningkatkan tingkat asam) tanah, yang baik untuk tanaman yang menyukai asam.

Namun, ini hanya berlaku untuk ampas kopi yang tidak dicuci.

Ampas kopi segar bersifat asam, sementara ampas kopi bekas bersifat netral. Jadi jika memblasnya, pH akan mendekati netral (6,5) dan tidak akan mempengaruhi tingkat asam tanah.

Jadi jika ingin menggunakan ampas kopi sebagai pupuk, masukkan ampas kopi ke dalam tanah di sekitar tanaman.

Kopi encer sisa juga dapat memiliki manfaat yang sama.

Baca juga: 7 Kopi Termahal di Dunia, Dua di Antaranya Sisa Hewan

Manfaat lain ampas kopi bagi kebun

Banyak orang menggunakan ampas kopi sebagai mulsa untuk tanaman. Ada pula yang memggunakan ampas kopi untuk mengusir siput dari tanaman.

Diyakini, kafein akan memiliki dampak negatif bagi siput, sehingga siput akan menghindari tanah tempat ampas kobi disebar.

Beberapa orang juga meyakini ampas kopi di tanah merupakan penghalau kucing, dan akan mencegah kucing menggunakan pot tanaman sebagai kotak pasirnya.

Bahkan, kita juga dapat menggunakan ampas kopi sebagai makanan ulat bila melakukan vermicomposting dengan cacing. Pasalnya, cacing sangat menyukai ampas kopi.

Menggunakan ampas kopi segar

Selepas menyeduh kopi pagi, simpan ampas kopinya untuk berbagai kebutuhan rumah seperti mengusir serangga dan menghilangkan bau tak sedap.Unsplash/Helena Lopes Selepas menyeduh kopi pagi, simpan ampas kopinya untuk berbagai kebutuhan rumah seperti mengusir serangga dan menghilangkan bau tak sedap.
Ampas kopi segar sebenarnya bisa saja digunakan.

Kita bisa menaburkan ampas kopi segar di sekitar tanaman yang menyukai asam, seperti azalea, hydrangea, blueberry, dan lili.

Beberapa sayuran pun menyukai tanah yang sedikit asam, meski tomat biasanya tidak menyukainya.

Sementara itu, tanaman umbi-umbian, seperti lobak dan wortel, dapat merespons dengan baik, terutama bila dicampur dengan tanah pada waktu tanam.

Ampas kopi segar juga diyakini dapat menekan pertumbuhan gulma dan, memiliki beberapa sifat alelopati yang berdampak buruk pada tanaman tomat.

Baca juga: Minum Kopi Setiap Hari demi Jantung Sehat dan Umur Panjang

Kendati demikian, ampas kopi segar dapat menekan pertumbuhan beberapa patogen jamur.

Menaburkannya dalam kondisi segar dan kering di sekitar tanaman akan membantu mengusir beberapa hama dan hewan.

Misalnya kucing, kelinci, dan siput, meminimalisir kerusakan yang ditimbulkannya.

Kita juga bisa menghindari efek buruknya ampas kopi segar pada tanaman dengan menggunakan jenis tanpa kafein atau meminimalisir penggunaannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.